Home / Uncategorized

Minggu, 8 Juni 2025 - 18:19 WIB

Januari–Mei 2025 KAI Catat Angkutan Barang 27,73 Juta Ton, Perkuat Peran Strategis dalam Sistem Logistik Nasional

Admin

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan pertumbuhan positif pada layanan angkutan barang selama periode Januari hingga Mei 2025 dengan total volume sebesar 27.731.631 ton, atau meningkat 3% dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 27.013.457 ton. Peningkatan ini mencerminkan kinerja yang konsisten dan adaptif dalam menjawab kebutuhan logistik nasional, sekaligus memperkuat kesiapan KAI menghadapi implementasi penuh kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada tahun 2026 mendatang.

“Peningkatan volume angkutan ini menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung ketahanan energi nasional, efisiensi distribusi logistik, serta pembangunan ekonomi daerah,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Untuk memperkuat peran tersebut, KAI telah menyusun proyeksi pertumbuhan dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) hingga 2029, di mana total volume angkutan batu bara ditargetkan mencapai 111,2 juta ton, dan komoditas non-batu bara sebesar 10,9 juta ton. Kawasan Sumatera bagian selatan diperkirakan menjadi kontributor utama dengan potensi tambahan volume sebesar 27,8 juta ton, sementara pengembangan Terminal Tarahan II ditargetkan menyerap hingga 18 juta ton. Selain itu, ekspansi fasilitas operasional di Kertapati juga diproyeksikan memberikan kontribusi tambahan sebesar 7 juta ton, sehingga secara keseluruhan, pertumbuhan angkutan barang KAI diproyeksikan meningkat hingga 15% pada tahun 2029.

“Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah keunggulan moda kereta api dibanding angkutan jalan raya, terutama dalam konteks kebijakan ODOL. Dari sisi kapasitas, kereta api mampu mengangkut muatan dalam skala besar secara efisien. Di Pulau Jawa, satu rangkaian kereta barang dapat membawa hingga 30 gerbong datar, masing-masing berkapasitas 42 ton. Sementara di Sumatera Selatan, efisiensi lebih maksimal dengan satu rangkaian kereta batu bara yang mampu menarik hingga 61 gerbong dalam satu perjalanan,” tambah Anne.

Baca Juga :  Mediasi Polres Pelabuhan Makassar Hasilkan Kesepakatan Damai Antara Nelayan Kodingareng dan Galesong Makassar, 25 September 2025 – Aula Polres Pelabuhan Makassar menjadi tempat mediasi yang mempertemukan nelayan dari Pulau Kodingareng, Kota Makassar, dan nelayan dari Galesong, Kabupaten Takalar, pada hari Selasa, 23 Oktober 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelesaikan konflik yang telah lama terjadi terkait penggunaan alat tangkap dan wilayah penangkapan ikan. Mediasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Makassar dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Perikanan Kota Makassar, unsur pemerintah kecamatan, TNI, serta perwakilan nelayan dari kedua belah pihak. Konflik yang Berlarut-larut Konflik antara nelayan Kodingareng dan Galesong telah berlangsung cukup lama. Nelayan Kodingareng memprotes penggunaan jaring oleh nelayan Galesong di area penangkapan dekat Pulau Kodingareng, yang dianggap merugikan nelayan setempat. Di sisi lain, nelayan Galesong mengeluhkan kehilangan jaring dan potensi gesekan di lapangan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya memediasi konflik ini sebelumnya. "Kami sudah pernah melakukan mediasi pada 25 Agustus lalu di Bajiminasa, tetapi belum mencapai kesepakatan. Kami berharap pertemuan hari ini dapat menghasilkan titik temu yang lebih konkret," ujarnya. Kepala Dinas Perikanan Kota Makassar menambahkan bahwa laut adalah milik bersama dan alat tangkap seperti jaring dan pancing diizinkan oleh regulasi pemerintah. "Penting bagi kita untuk menyesuaikan penggunaan alat tangkap dengan aturan yang berlaku, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan," jelasnya. Pesan Kapolres: Jaga Persatuan Kapolres Pelabuhan Makassar menekankan pentingnya menahan diri dan menjaga persatuan. "Laut ini milik kita bersama. Saya harap tidak ada lagi saling tuduh atau terprovokasi oleh isu-isu di media sosial. Mari kita cari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak," tegasnya. Tiga Poin Kesepakatan Damai Setelah melalui proses mediasi yang konstruktif, kedua belah pihak sepakat untuk mencapai perdamaian dengan tiga poin utama: 1. Menjaga Ketertiban: Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah penangkapan masing-masing. 2. Musyawarah: Jika terjadi permasalahan di lapangan, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui musyawarah dan mufakat. 3. Koordinasi: Kedua belah pihak sepakat untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan serta aparat kepolisian, jika diperlukan. Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah lama terjadi dan menciptakan suasana yang kondusif bagi nelayan Kodingareng dan Galesong untuk mencari nafkah di laut.

Keunggulan lainnya adalah ketepatan waktu. Kereta api beroperasi berdasarkan jadwal yang pasti dan melintas di jalur khusus rel, sehingga bebas dari hambatan lalu lintas yang kerap mempengaruhi moda transportasi jalan raya. Hal ini memberikan kepastian waktu tempuh bagi para pelanggan, khususnya pelaku industri yang sangat bergantung pada keandalan pengiriman barang dalam menjaga stabilitas rantai pasok.

“KAI juga menempatkan standar tinggi dalam aspek keselamatan dan keandalan layanan. Seluruh operasional dijalankan oleh sumber daya manusia bersertifikat dari Kementerian Perhubungan, didukung dengan inspeksi berkala terhadap sarana dan prasarana. Jalur rel yang eksklusif turut meminimalkan potensi gangguan dari luar, termasuk pungutan liar yang masih menjadi kendala dalam sistem logistik berbasis jalan raya,” tukas Anne.

Tren positif kinerja angkutan barang semakin terlihat pada capaian Mei 2025, di mana KAI membukukan volume sebesar 6.102.072 ton, naik 1,7% dibandingkan Mei 2024 yang mencapai 6.000.604 ton. Dari keseluruhan angkutan selama lima bulan pertama, batu bara masih mendominasi dengan kontribusi 23.010.266 ton, atau 82,97% dari total volume. Komoditas ini menjadi tulang punggung dalam mendukung pasokan pembangkit listrik, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca Juga :  Bitcoin di Jalur Menuju Harga Rp1,73 Miliar, Pengaruh Sentimen Positif dari AS

Tak hanya itu, pertumbuhan signifikan juga tercermin pada komoditas pupuk. Selama Januari hingga Mei 2025, KAI mencatat angkutan pupuk sebesar 13.230 ton, meningkat tajam hingga 94% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6.810 ton. Secara khusus, pada bulan Mei 2025 saja, volume pupuk yang diangkut mencapai 4.110 ton, naik 26,85% dibandingkan 3.240 ton pada Mei 2024. Peningkatan ini menjadi bagian penting dari dukungan KAI terhadap agenda ketahanan pangan nasional, melalui optimalisasi pengiriman pupuk ke sentra-sentra pertanian.

Sementara itu, layanan logistik retail seperti Barang Hantaran Paket (BHP) dan Parcel juga menunjukkan kinerja positif. Volume pengiriman melalui komoditi ini tercatat sebesar 97.889 ton sepanjang Januari–Mei 2025, tumbuh 16% dari capaian tahun sebelumnya yang berjumlah 84.391 ton. Lonjakan ini mengindikasikan meningkatnya kepercayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, terhadap layanan logistik kereta api yang terbukti cepat, aman, dan kompetitif untuk pengiriman antarwilayah.

“Dengan capaian kinerja yang solid dan kesiapan menghadapi implementasi penuh kebijakan Zero ODOL 2026, KAI akan terus memperkuat peran sebagai enabler logistik nasional yang andal untuk mendorong distribusi energi, pangan, dan komoditas strategis secara merata hingga ke pelosok negeri,” tutup Anne.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Permabudhi Sulawesi Selatan Sukses Gelar Aksi Donor Darah dalam Rangka Hari Trisuci Waisak

Uncategorized

KAI Divre III Palembang Ajak Penumpang Bawa Tumbler dan Jaga Barang Bawaan untuk Perjalanan yang Aman dan Ramah Lingkungan

Uncategorized

1xBet Регистрация Как создать вновь испеченный ажио-конто 1XBET?

Uncategorized

Dukung Wujudkan Perjalanan KA Bebas Sampah Plastik, Daop 6 Yogyakarta Ajak Penumpang Bawa Tumbler dan Maksimalkan Drinking Water Station di Stasiun KA

Uncategorized

EVP KAI Daop 8 Surabaya Turun Langsung Sapa Pelanggan sebagai Wujud Empati atas Keterlambatan Perjalanan KA

Uncategorized

Panduan Praktis: Cara Beli dan Jual Bitcoin Langsung di ATM!

Uncategorized

Kembali Hadir di Samarinda, Port Academy Gelar Training IMSBC Code

Uncategorized

Bitcoin ke $138K? Prediksi Ini Bikin Investor Siap-Siap Untung Besar!
PAGE TOP