Home / Hukum Dan Kriminal / Nasional / Pemerintahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:31 WIB

Tujuh Kantong Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Biddokkes Polda Sulsel*

Kabiro Kota Makassar

Tim SAR Gabungan kembali mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung. Pada Jumat (23/01/2026), sebanyak tujuh kantong jenazah resmi diserahkan kepada Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Penyerahan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang digelar di Biddokkes Polda Sulsel. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, didampingi Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., Pangkodau II Marsekal Muda TNI M. Untung Suropati, Kapusident Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mashudi, Karo Labdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Sumy Hastry Purwanti, DFM, Sp.F, serta Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris.

Kabasarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa proses evakuasi tujuh korban tersebut dilakukan di lereng Gunung Bulusaraung dengan medan yang sangat sulit. Namun berkat dukungan unsur udara, seluruh korban berhasil dievakuasi menggunakan helikopter.

“Hari ini tim SAR gabungan berhasil menemukan tujuh korban. Dengan kondisi medan yang cukup ekstrem, seluruh evakuasi dapat dilaksanakan melalui jalur udara. Selanjutnya, secara resmi kami serahkan kepada Tim DVI Polri yang diwakili oleh Bapak Kapolda Sulsel untuk ditindaklanjuti dalam proses identifikasi,” ujar Kabasarnas.

Baca Juga :  Patroli Gabungan Polres Sekadau dan BKO Brimob, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pemungutan Suara

Ia menambahkan, hingga saat ini total kantong jenazah yang berhasil dievakuasi berjumlah 11 body bag dan seluruhnya diserahkan dalam kondisi terbungkus body bag. Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa Biddokkes Polri telah menerima total 11 body bag secara bertahap.

“Dari 11 body bag yang kami terima, terdapat satu body bag yang hanya berisi potongan tulang. Hal ini menyebabkan jumlah body bag menjadi 11, sementara berdasarkan manifes diketahui jumlah penumpang sebanyak 10 orang,” jelas Kapolda.

Kapolda menegaskan bahwa Tim DVI Polri masih terus melakukan proses identifikasi secara teliti dan saintifik untuk memastikan kesesuaian seluruh jenazah dengan data manifes penumpang. Hasil identifikasi nantinya akan disampaikan secara resmi kepada masyarakat dan keluarga korban.Dalam proses identifikasi, Polri telah melakukan berbagai langkah, termasuk pengambilan sampel dari jenazah serta data ante mortem dari keluarga korban. Kapolda menyebutkan, apabila identifikasi dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan data pendukung, hasilnya bisa diperoleh dalam waktu relatif singkat. Namun jika diperlukan pemeriksaan DNA, proses tersebut diperkirakan memakan waktu hingga satu minggu.

Baca Juga :  Wujud Polisi untuk Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Tanralili Bangun TPA di Kampung Tangaya Maros

Lebih lanjut, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menyampaikan perkembangan terbaru hasil identifikasi. Pada Kamis (22/01/2026), Tim DVI Gabungan yang terdiri dari Biddokkes Polda Sulsel, Pusdokkes Polri, Inafis Polda Sulsel, Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin menerima satu kantong jenazah dan berhasil melakukan identifikasi.

“Hasil identifikasi menunjukkan jenazah dengan nomor PM 62 B.04 sesuai dengan data ante mortem nomor AM 002, teridentifikasi sebagai Esther Aprilita Pinarsinta B, perempuan berusia 26 tahun, beralamat di Bogor, Jawa Barat,” ungkap Kabiddokkes.

Dengan hasil tersebut, hingga saat ini Tim DVI Gabungan telah berhasil mengidentifikasi tiga korban dari total empat kantong jenazah yang telah diperiksa. Proses identifikasi terhadap seluruh jenazah lainnya masih terus berlangsung secara intensif.

Jumriati

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Nasional

Andi Asminullah Resmi Pimpin FORKI Kota  Makassar Periode 2025–2029

daerah

Aparat Penegak Hukum Periksa PPS Sukamulya Sunat Anggaran Pemilu 2024

daerah

Kompolnas Nilai Tidak Ada Unsur Kesengajaan dalam Kasus Tertembaknya Pemuda Bertrand di Makassar

Hukum Dan Kriminal

Personel Polres Takalar Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Momentum Perkuat Iman di Bulan Ramadan

Hukum Dan Kriminal

Sadis! Preman Keroyok Warga di SPBU Sungai Bakau Besar Laut, Korban Luka Serius

Hukum Dan Kriminal

Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar

Hukum Dan Kriminal

Polresta Pontianak Temukan Tambang Kejahatan di Balik Kasus Narkoba Pengamat Nyatakan Dukungan

Hukum Dan Kriminal

Diduga Kapolsek Perbaungan AKP Sunipan Gurusinga Terima Setoran Dari Judi Sabung Ayam
PAGE TOP