Home / Uncategorized

Rabu, 11 Juni 2025 - 16:46 WIB

Digital Day 2025: STEB Group & Google Bahas Cara AI Bikin Dunia Marketing Makin Seru

Admin

Jakarta, 11 Juni 2025 – STEB Group dan Google Indonesia baru saja mengadakan Digital Day 2025 pada tanggal 23 Mei 2025, sebuah event setengah hari yang dikemas interaktif di kantor Google Indonesia. Acara ini menjadi ajang berkumpulnya para marketer, brand leaders, dan digital experts dari berbagai perusahaan besar seperti Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Sinarmas Group, APP Group, Siloam Hospitals Group, Biznet, dan lainnya. Fokus utamanya adalah bagaimana AI semakin punya peran penting dalam dunia marketing dan cara brand tumbuh lebih cepat di era digital sekarang.

Berdasarkan data dari Statista, pasar iklan digital Indonesia sedang melesat, nilainya diprediksi tembus USD 4,3 miliar di tahun 2025. Untukmengimbangi perkembangan ini, brand perlu strategi yang tidak hanya kreatif, tapi juga berbasis teknologi dan performa. Lewat Digital Day, peserta diajak mencari tahu langsung tren dan tools terbaru untuk meningkatkan efektivitas campaign lewat teknologi berbasis AI.

Dalam sesi “Creative Trends”, Ferry Antono, Managing Director Grow in Asia, bercerita bagaimana AI sekarang bukan lagi cuma soal otomatisasi, tapi bisa jadi partner kreatif yang membantu tim bikin konten yang lebih cepat dan relevan, “Mulai dari key visual, video campaign, voice over, sampai jingle, sekarang kita bisa eksplor tools kayak Veo 3, MidJourney, ChatGPT, sampai DALL·E. Untuk mempercepat proses kreatifnya,” katanya.

Baca Juga :  Create your profile and start your research for gay personals within the usa

Sementara itu, Hermawan Rahardjo, Senior New Business Manager dari Google Southeast Asia, bahas soal gimana campaign berbasis AI bisa bantu brand membuat ads yang lebih tepat sasaran, efisien, dan impactful. “Hari ini, orang bisa nonton YouTube, browsing produk, sambil scroll medsos dalam waktu bersamaan. Makanya penting banget buat brand hadir dengan konten yang relevan.” Ia juga menjelaskan fitur-fitur baru dari Google seperti Demand Gen, Search AI, Navigation Ads di Maps, Performance Max, dan YouTube Creative Tools.

Adapun, sesi dari Fritzky Swastia, Group Business Director STEB Group menunjukkan bagaimana tim STEB menggabungkan sisi performa dan kreativitas lewat berbagai bentuk iklan dinamis dan interaktif: mulai dari Weather Ads, Hyperlocal Ads, TV-to-Digital Real-Time Sync, Personalization Ads, sampai Conversational AI. Ia juga memperkenalkan teknologi AI-powered contextual targeting yang bisa baca konteks dari teks dan gambar (semantic & image recognition), sehingga brand bisa tampil dengan iklan yang lebih nyambung dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Patroli Siang Hari, Sat Samapta Polres Tana Toraja Aktif Jaga Kamtibmas

Sebagai certified Google Agency Partner, STEB Group juga nunjukin kekuatan kolaborasi dua unit bisnisnya: STEB Asia yang fokus di performance marketing dan media strategy, dan Grow in Asia yang lebih ke arah creative direction dan konten.

“Di STEB, kami membantu brand bukan cuma running campaign, tapi juga bantu mereka mengukur apa yang benar-benar dibutuhkan, sambil eksplor teknologi terbaru di dunia marketing,” jelas Meutia Adryana, Founder & CEO STEB Group.

Digital Day 2025 juga mengundang content creator muda, Raudhah Nasution, yang membagikan pandangannya terkait pembuatan konten yang bisa menarikudiens Gen Z dan Milenial. Selain itu, ada juga konsultasi langsung dengan para expert dari STEB Group yang membantu peserta membedah strategi digital mereka.

Dengan inisiatif seperti ini, STEB Group dan Google ingin terus mendorong kolaborasi dan eksplorasi teknologi baru buat bantu brand tetap relevan, adaptif, dan lebih siap di tengah dunia marketing yang sangat cepat berubah.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

KAI Dorong Peningkatan TKDN: Investasi Rp10,79 Triliun untuk Pengadaan Sarana KA di PT INKA

Uncategorized

Dukung Konektivitas Jalur Pantai Selatan Pulau Jawa, Kementerian PU Bangun Jembatan Pandansimo

Uncategorized

VRITIMES dan Borneoupdate.com Resmi Jalin Kerja Sama untuk Penyediaan Berita Digital Berkualitas

Uncategorized

Rayakan HUT ke-80 KAI, Daop 6 Yogyakarta Suguhkan Ramayana Ballet di Stasiun Yogyakarta

Uncategorized

LRT Jabodebek Layani 112 Ribu Pengguna Selama Libur Panjang Maulid Nabi

Uncategorized

MLV Teknologi dan Universitas Paramadina Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Inovasi dalam Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat

Uncategorized

Kakanwil Kemenag Sulsel dan Dirbinmas Polda Sulsel Perkuat Sinergi Pembinaan Keagamaan dan Keamanan Sosial Makassar, Senin 20 Oktober 2025 — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulsel, KBP Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., di Kantor Wilayah Kemenag Sulsel. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama antara Kemenag Sulsel dan Polda Sulsel dalam bidang pembinaan keagamaan, deteksi dini potensi kerawanan sosial, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. Dirbinmas Polda Sulsel hadir bersama jajaran Ditbinmas, yaitu IPDA Hilal, Ahmad, Fachry Imam, Muh. Rafli, dan Abd. Rahmat. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, didampingi Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar, serta Ketua Tim Kerja Bina Lembaga dan Kerukunan Umat Beragama (KUB), H. Mallingkai Ilyas. Dalam sesi diskusi, Kakanwil H. Ali Yafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga kerukunan dan keamanan sosial. Ia menyampaikan bahwa jaringan penyuluh agama Kemenag di seluruh kecamatan dapat menjadi mitra strategis bagi kepolisian dalam memperkuat pembinaan umat di tingkat akar rumput. > “Kami memiliki penyuluh di setiap kecamatan yang aktif melakukan pembinaan masyarakat. Mereka juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam mendeteksi dan meredam potensi gesekan sosial. Prinsipnya, pembinaan keagamaan dan keamanan sosial harus berjalan seiring,” ujar H. Ali Yafid. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kemenag Sulsel terus berkomitmen memastikan seluruh kegiatan keagamaan di masyarakat berjalan sejalan dengan semangat moderasi beragama, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. Sementara itu, KBP Anang Triarsono menyampaikan bahwa Polri, melalui Ditbinmas, terus memperkuat pendekatan pemolisian masyarakat (community policing) dengan melibatkan tokoh agama dan penyuluh sebagai mitra pembinaan. > “Kami di kepolisian berfokus pada langkah preventif. Pendekatan humanis dan pembinaan masyarakat menjadi kunci agar potensi gangguan bisa dicegah sebelum berkembang. Karena itu, kami sangat terbuka untuk memperluas kerja sama dengan Kemenag,” jelas Dirbinmas Polda Sulsel. Ia juga menambahkan bahwa Polda Sulsel tengah mengembangkan sistem deteksi dini berbasis kolaborasi lintas sektor, yang memungkinkan aparat di lapangan berkoordinasi langsung dengan tokoh agama, penyuluh, dan perangkat desa dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial. Dalam kesempatan tersebut, Kabid Urais Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar, menekankan bahwa sinergi dengan aparat kepolisian merupakan bagian penting dari strategi pembinaan keagamaan yang berimbang dan berwawasan kebangsaan. > “Kami memastikan setiap lembaga dan kegiatan keagamaan berjalan sesuai prinsip moderasi beragama. Kemenag bersama Polri terus menjaga agar pembinaan masyarakat berlangsung kondusif dan sejalan dengan nilai-nilai toleransi,” ujarnya. Sementara H. Mallingkai Ilyas, Ketua Tim Kerja KUB Kanwil Kemenag Sulsel, menambahkan bahwa koordinasi juga dilakukan bersama Densus 88, khususnya dalam aspek pencegahan dini dan peningkatan literasi keagamaan masyarakat. > “Kita juga sudah bekerja sama dengan Densus 88 agar masyarakat memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya ideologi kekerasan dan mampu menolaknya sejak awal,” terangnya. Ia menegaskan bahwa peran forum-forum kerukunan umat beragama (FKUB) akan terus diperkuat sebagai wadah dialog lintas iman dan sarana komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Pertemuan ditutup dengan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi, berbagi informasi, serta meningkatkan kolaborasi di lapangan antara penyuluh agama, aparat kepolisian, dan tokoh masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kerukunan umat di Sulawesi Selatan. (Kemenag Sulsel / 2025)

Uncategorized

Mendukung Program 3 Juta Rumah, Al Qilaa dan KAI Berkolaborasi Membangun Hunian Vertikal di Lahan KAI
PAGE TOP