
Kapolsek Makassar, yang menempati urutan kedua dalam pencapaian keamanan kota, menekankan pentingnya kerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat. Pertemuan tersebut membahas beberapa poin penting, antara lain:

– Kerja Sama Antar Tokoh Agama dan Masyarakat: Pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pihak kepolisian, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
– Peran Tokoh Agama dalam Pendidikan: Tokoh agama didorong untuk berperan aktif dalam memberikan pendidikan moral dan keagamaan kepada masyarakat, guna mencegah tindakan-tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
– Penataan Parkir Liar: Permasalahan parkir liar di sekitar tempat ibadah, yang seringkali bersifat dadakan dan mengganggu ketertiban, juga dibahas. Diputuskan untuk membuat peraturan dan melakukan penataan parkir yang lebih tertib.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati untuk melanjutkan silaturahmi dan kerja sama yang telah terjalin. Kapolsek berharap, hubungan yang harmonis antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dapat menciptakan suasana aman dan nyaman seperti dalam sebuah keluarga.
Pertemuan silaturahmi ini diselenggarakan pada Selasa, 17 Juni 2025, di Jalan Kerung Kerung, Makassar. Keberhasilan pertemuan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
Jumriati

