Home / Uncategorized

Kamis, 18 September 2025 - 18:24 WIB

Perkuat Keamanan Konsumen, Adapundi Hadirkan Nomor WhatsApp Resmi

Admin

Adapundi kini hadir dengan layanan customer service resmi via WhatsApp terverifikasi di nomor 081299925778, tersedia 24/7 dan diawasi tim internal untuk menjamin interaksi aman serta bebas penipuan.

PT Info Tekno Siaga (Adapundi), salah satu pinjaman daring yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), meluncurkan channel customer service resmi melalui platform WhatsApp.

Ini sebagai bentuk komitmen Adapundi untuk memberikan kemudahan, dan kenyamanan akses layanan pelanggan, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen dari berbagai modus cybercrime yang mengatasnamakan Adapundi.

Sebelumnya, cara menghubungi cs Adapundi baru bisa melalui nomor telepon (021)50860666, email cs@adapundi.com, atau akun media sosial @adapundi_official_id.

Menghadirkan Layanan Pengaduan yang Mudah dan Aman Diakses

Tidak bisa dipungkiri maraknya akun palsu dengan mencantumkan nomor WA yang mengatasnamakan perusahaan pinjaman daring menjadi perhatian serius baik dari sisi industri maupun konsumen.

Berdasarkan data Indonesian Fraud Association (IFA), menunjukkan bahwa modus penipuan social engineering melalui aplikasi percakapan mengalami peningkatan hingga 35% pada kuartal pertama 2023. Semakin maraknya modus ini sering menyulitkan konsumen dalam membedakan kontak cs asli dan palsu.

Baca Juga :  Rasakan Sensasi Ayam Goreng Legendaris Taiwan Sejak 1973: Jiguang Fried Chicken Gelar Event Spesial untuk 100 Influencer Pertama!

Sebagai salah satu pinjaman daring yang telah dipercaya lebih dari 30 juta pengguna, Adapundi menyadari bahwa keamanan dan kepercayaan adalah fondasi utama, sehingga menghadirkan solusi yang tidak hanya memudahkan tetapi juga mengamankan menjadi fokus penting.

“Sebagai perusahaan pinjaman daring yang berkomitmen menghadirkan layanan yang bertanggung jawab, kami menyadari pentingnya channel komunikasi yang mudah diakses dan terpercaya. Kami ingin konsumen tidak ragu lagi untuk berkomunikasi langsung dengan kami dan terhindar dari segala bentuk penipuan dari pihak tak bertanggungjawab yang bisa merugikan mereka (konsumen)”, ujar Direktur Operasional Adapundi, Minerva Agustiani.

WhatsApp Adapundi resmi dan terverifikasi ini bisa diakses dengan nomor 081299925778. Melalui nomor WhatsApp resmi Adapundi, pengguna dapat memanfaatkan berbagai layanan cs Adapundi non-stop selama 24 jam/7 hari, seperti:

Baca Juga :  Luncurkan ‘The 100 Million Blueprint’ Batch Baru, Sevenpreneur Siap Bantu Entrepreneur Memulai Bisnis

– Memastikan keaslian kontak yang mengaku sebagai perwakilan Adapundi.

– Mengajukan pengaduan atau melaporkan kendala yang dialami.

– Melakukan konsultasi terkait produk dan layanan Adapundi.

– Mengetahui informasi terbaru terkait produk dan kegiatan Adapundi.

Layanan WhatsApp resmi ini mempermudah komunikasi dua arah yang lebih efisien dan responsif, memastikan setiap pertanyaan dan keluhan pelanggan ditangani dengan cepat dan tepat oleh tim customer service Adapundi yang profesional.

Selain itu, WA Adapundi ini diawasi secara langsung oleh tim internal Adapundi untuk memastikan seluruh interaksi yang berlangsung bersifat resmi dan terproteksi dari potensi penipuan atau penyalahgunaan data.

Dengan semakin banyaknya cara menghubungi cs Adapundi, diharapkan tingkat penipuan dan penyalahgunaan data yang mengatasnamakan Adapundi dapat berkurang.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Bodypack Barrow Laptop Backpack: Solusi Praktis dan Gaya untuk Aktivitas Sehari-hari

Uncategorized

Kakanwil Kemenag Sulsel dan Dirbinmas Polda Sulsel Perkuat Sinergi Pembinaan Keagamaan dan Keamanan Sosial Makassar, Senin 20 Oktober 2025 — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sulsel, KBP Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., di Kantor Wilayah Kemenag Sulsel. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kerja sama antara Kemenag Sulsel dan Polda Sulsel dalam bidang pembinaan keagamaan, deteksi dini potensi kerawanan sosial, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat. Dirbinmas Polda Sulsel hadir bersama jajaran Ditbinmas, yaitu IPDA Hilal, Ahmad, Fachry Imam, Muh. Rafli, dan Abd. Rahmat. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, didampingi Kabid Urais Kanwil Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar, serta Ketua Tim Kerja Bina Lembaga dan Kerukunan Umat Beragama (KUB), H. Mallingkai Ilyas. Dalam sesi diskusi, Kakanwil H. Ali Yafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga kerukunan dan keamanan sosial. Ia menyampaikan bahwa jaringan penyuluh agama Kemenag di seluruh kecamatan dapat menjadi mitra strategis bagi kepolisian dalam memperkuat pembinaan umat di tingkat akar rumput. > “Kami memiliki penyuluh di setiap kecamatan yang aktif melakukan pembinaan masyarakat. Mereka juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam mendeteksi dan meredam potensi gesekan sosial. Prinsipnya, pembinaan keagamaan dan keamanan sosial harus berjalan seiring,” ujar H. Ali Yafid. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kemenag Sulsel terus berkomitmen memastikan seluruh kegiatan keagamaan di masyarakat berjalan sejalan dengan semangat moderasi beragama, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. Sementara itu, KBP Anang Triarsono menyampaikan bahwa Polri, melalui Ditbinmas, terus memperkuat pendekatan pemolisian masyarakat (community policing) dengan melibatkan tokoh agama dan penyuluh sebagai mitra pembinaan. > “Kami di kepolisian berfokus pada langkah preventif. Pendekatan humanis dan pembinaan masyarakat menjadi kunci agar potensi gangguan bisa dicegah sebelum berkembang. Karena itu, kami sangat terbuka untuk memperluas kerja sama dengan Kemenag,” jelas Dirbinmas Polda Sulsel. Ia juga menambahkan bahwa Polda Sulsel tengah mengembangkan sistem deteksi dini berbasis kolaborasi lintas sektor, yang memungkinkan aparat di lapangan berkoordinasi langsung dengan tokoh agama, penyuluh, dan perangkat desa dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial. Dalam kesempatan tersebut, Kabid Urais Kemenag Sulsel, H. Abdul Gaffar, menekankan bahwa sinergi dengan aparat kepolisian merupakan bagian penting dari strategi pembinaan keagamaan yang berimbang dan berwawasan kebangsaan. > “Kami memastikan setiap lembaga dan kegiatan keagamaan berjalan sesuai prinsip moderasi beragama. Kemenag bersama Polri terus menjaga agar pembinaan masyarakat berlangsung kondusif dan sejalan dengan nilai-nilai toleransi,” ujarnya. Sementara H. Mallingkai Ilyas, Ketua Tim Kerja KUB Kanwil Kemenag Sulsel, menambahkan bahwa koordinasi juga dilakukan bersama Densus 88, khususnya dalam aspek pencegahan dini dan peningkatan literasi keagamaan masyarakat. > “Kita juga sudah bekerja sama dengan Densus 88 agar masyarakat memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya ideologi kekerasan dan mampu menolaknya sejak awal,” terangnya. Ia menegaskan bahwa peran forum-forum kerukunan umat beragama (FKUB) akan terus diperkuat sebagai wadah dialog lintas iman dan sarana komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Pertemuan ditutup dengan kesepahaman untuk memperkuat koordinasi, berbagi informasi, serta meningkatkan kolaborasi di lapangan antara penyuluh agama, aparat kepolisian, dan tokoh masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta kerukunan umat di Sulawesi Selatan. (Kemenag Sulsel / 2025)

Uncategorized

Zyrex Luncurkan D Tech Pro: Laptop Stylish & Tangguh untuk Kreator Muda Indonesia

Uncategorized

Meet the absolute most appealing and experienced older asian singles

Hukum Dan Kriminal

Lurah Gaddong Rakhmawati Mattayang S,Pd,S,M,M,M Rayakan Ulang Tahun ke-40, Doa dan Harapan Mengalir untuk Kepemimpinan yang Lebih Baik

Uncategorized

VRITIMES dan Alifnews.id Resmi Menjalin Kerjasama Strategis untuk Meningkatkan Penyajian Berita Digital

Uncategorized

Fitur-Fitur Unggulan Stockbit Bantu Investor Invest Like a Pro

Uncategorized

Percepat Adopsi AI: Lintasarta Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Asia
PAGE TOP