Home / Uncategorized

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:27 WIB

Refleksi Kinerja 2025, Menag: Agama Bangkitkan Semangat Bangun Bangsa

Kabiro Kota Makassar

Jakarta — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyampaikan rasa syukur atas berbagai program strategis Kementerian Agama (Kemenag) sepanjang tahun 2025 yang dinilai berdampak positif dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Meski demikian, Menag menegaskan bahwa capaian kinerja tidak semata diukur dari indikator formal atau angka survei, melainkan dari sejauh mana umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.

Hal tersebut disampaikan Menag dalam dialog media bertajuk “Refleksi Kinerja 2025” yang digelar di Jakarta, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, jajaran pejabat Eselon I dan II, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, serta Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar.

“Jika umat makin dekat dengan ajaran agama, kita bisa lega dan bernapas. Itu ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” ujar Menag.
Menurut Menag, saat ini masih terdapat jarak antara umat beragama dengan nilai-nilai ajaran agamanya. Padahal, ia berharap Indonesia dapat menjadi contoh dunia sebagai bangsa yang masyarakatnya hidup selaras dengan ajaran agama. “Semakin dekat umat dengan ajaran agama, maka kriminalitas akan menurun, produktivitas meningkat, dan kedamaian akan tercipta. Agama harus menjadi etos dan spirit untuk membangun peradaban,” tegasnya.

Capaian Strategis Kemenag 2025
Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama mencatat sejumlah capaian penting. Salah satunya adalah Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) yang mencapai 77,89 persen, tertinggi sejak survei pertama dilakukan pada tahun 2015.

Selain itu, transisi kelembagaan yang berlangsung selama 2025 menjadikan Kemenag semakin fokus pada peningkatan kualitas kehidupan beragama dan pendidikan keagamaan. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kini telah berdiri mandiri, sementara penyelenggaraan ibadah haji mulai tahun depan akan dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga :  BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 bekerjasama dengan PT. PKSS Gelar Pembinaan Fisik, Tingkatkan Kedisiplinan dan Kebugaran Petugas Keamanan dan Pengemudi

“Dengan perampingan kelembagaan, kami bisa lebih fokus menangani hal-hal krusial dan mendasar seperti pendidikan keagamaan dan kerukunan. Tidak ada artinya pertumbuhan ekonomi tanpa kerukunan. Alhamdulillah, pemerintah berhasil menciptakan stabilitas kerukunan, ekonomi, dan politik yang luar biasa,” ungkap Menag.

Menag juga menyoroti pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren yang dinilai akan mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat pendalaman agama (tafaqquh fid din), lembaga dakwah, serta pemberdayaan umat.

Penguatan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta
Capaian penting lainnya adalah penguatan program Ekoteologi dan Kurikulum Cinta. Menag menjelaskan bahwa kedua program ini semakin relevan di tengah meningkatnya bencana alam, seperti banjir yang melanda Aceh dan Sumatra.
“Tanpa bahasa agama, sulit membangun kesadaran umat untuk merawat lingkungan. Saat ini hampir semua instansi berbicara tentang ekoteologi, sementara kita sudah memulainya sejak setahun lalu,” ujar Menag.

Ia juga menekankan perlunya pengembangan green theology sebagai pendekatan teologi yang lebih ramah lingkungan, serta mendorong kerja sama lintas agama dalam merawat alam. Menurutnya, membangun kesadaran ekoteologi membutuhkan waktu panjang, setidaknya empat hingga lima tahun ke depan.

Sementara itu, Kurikulum Cinta diarahkan untuk mengajarkan agama tanpa menanamkan kebencian, dengan menitikberatkan pada nilai persaudaraan dan kebersamaan. “The power of we sangat penting dalam pendidikan keagamaan,” tambahnya.

Masjid Ramah Pemudik Nataru
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kemenag menggulirkan program Masjid Ramah Pemudik yang melibatkan 6.859 masjid di 27 provinsi. Program ini berlangsung mulai 23 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan. Tahun ini jumlah masjid yang terlibat jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya,” tegas Menag.

Baca Juga :  Dukung Penguatan Ekosistem Daerah Aliran Sungai, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PTPN I bersama Menko PMK Gerakkan Penanaman Ribuan Pohon di Puncak

Pemberdayaan Umat dan Capaian Kuantitatif
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa capaian Kemenag tahun 2025 mencakup aspek kualitatif dan kuantitatif. Dari sisi kualitatif, meningkatnya kualitas kerukunan umat tercermin dari tingginya Indeks KUB.

Dari sisi kuantitatif, Kemenag mencatat beberapa capaian utama, di antaranya sertifikasi 101 ribu guru, yang merupakan capaian tertinggi dalam sejarah Kemenag. Masih terdapat lebih dari 600 ribu guru yang ditargetkan tuntas dalam dua tahun ke depan.

Selain itu, 11 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) bertransformasi dari institut menjadi universitas pada 2025, yang berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan.
Kemenag juga membentuk Ditjen Pesantren, melantik 120 ribu pegawai CPNS dan PPPK, serta memperkuat kontribusi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden.

Dalam bidang ekonomi umat, Kemenag bersama Kementerian ATR berhasil mensertifikasi 20 ribu tanah wakaf sepanjang 2025. Selain itu, terdapat 17 kota wakaf yang dibina, dengan dampak ekonomi mencapai Rp6,1 triliun, serta 75 kampung zakat yang berkontribusi pada kesejahteraan umat.

Kemenag juga menerbitkan izin operasional 16 Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, dengan pertumbuhan dana zakat mencapai sekitar Rp50 triliun pada tahun 2025. Pengelolaan wakaf uang melalui Lembaga Keuangan Syariah Pengelola Wakaf Uang (LKS PWU) berhasil menghimpun dana hingga Rp335 miliar.

“Kami juga telah melantik duta wakaf di sekolah umum di seluruh Indonesia. Mimpi kami, Kemenag dapat menghimpun dana triliunan rupiah untuk pemberdayaan ekonomi umat,” pungkas Kamaruddin Amin.

JUMRIATI

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Relawan Militan Prabowo – Gibran Luncurkan Aksi Sosial di Kabupaten Bekasi Ribuan Porsi Bakso, Kaos, dan Kalender Bagikan kepada Masyarakat

Uncategorized

“MEN/O/LOGY by ZAP Jadi Bagian dari DJ Winky Rayakan 30 Tahun Karier Bermusik di Klub Terbesar di Asia, setelah Luncurkan Paket Khusus Winky Treatment”

Uncategorized

Selama Lebaran KAI Sediakan 4,5 Juta Tiket: 2,7 Juta Atau 59,94% di Antaranya Kelas Ekonomi dengan Tarif Terjangkau

Uncategorized

VRITIMES Link Up Vol. 8 Sukses Menghubungkan Komunitas PR di Surabaya

Uncategorized

KAI Dukung Program Maganghub Kemnaker, Siapkan SDM Muda yang Unggul dan Berkarakter

Uncategorized

Kenapa Bisnis Perlu Menggunakan CRM Omnichannel?

Uncategorized

Teknologi yang Bisa Diajak Main Catur: Inovasi Mahasiswa Faculty of Engineering BINUS University Jadi Sorotan

Uncategorized

Law Office Kantor Hukum Cakrawala : Penegakan Hukum Yang Manfaat, Berkeadilan dan Berintegritas!
PAGE TOP