Home / daerah / Organisasi dan Budaya

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:35 WIB

PEMBIMAS Buddha Sulsel Hadiri Perberkahan Akhir Tahun Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di Makassar

Kabiro Kota Makassar

Makassar – Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Sulawesi Selatan, Sumarjo, S.Ag., M.M., menghadiri kegiatan Perberkahan Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Kantor Perwakilan Makassar, pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di Hotel Aston Convention Center, Jalan Sultan Hasanuddin No. 10, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini mengangkat tema “Jangan Lupakan Tekad Awal, Masa Cilegan Bambu”, sebuah refleksi spiritual yang mengajak seluruh hadirin untuk tetap berpegang pada niat awal dalam menebar kebajikan, cinta kasih, dan kepedulian terhadap sesama, meski di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemuka lintas komunitas, di antaranya Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Ketua PERMABUDHI Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Ir. Yongris, M.M. bersama Ny. Yongris, Romo Pandita Muda (Pmy) Hemajayo Thio, Ketua Yayasan Budi Luhur, Owner Losari Beach, serta perwakilan berbagai komunitas dan organisasi Tionghoa di Kota Makassar. Hadir pula para donatur dan relawan Tzu Chi yang selama ini aktif dalam kegiatan kemanusiaan.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Sulsel Dr H.Ali Yafid S,Ag,M,Pd,I,Di dampingi Oleh Pembimas BUDDHA SUMARJO S AG MM  Hadiri Festival Cap Go Meh 2577, IKUB Sulsel Capai 82,3 Persen

Dalam rangkaian acara, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk kedamaian dunia, kesejahteraan bangsa, serta keselamatan semua makhluk hidup. Nuansa spiritual terasa kuat, seiring dengan pesan-pesan moral yang menekankan pentingnya ketulusan, keteguhan hati, dan konsistensi dalam berbuat kebajikan.Pembimas Buddha Sulsel, Sumarjo, S.Ag., M.M., mengapresiasi peran aktif Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang secara konsisten hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia menilai bahwa Tzu Chi telah menjadi teladan dalam praktik nyata ajaran cinta kasih universal, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Baca Juga :  Ratusan Personel Disiagakan, Polres Maros Pastikan Keamanan Idul Fitri Lewat Operasi Ketupat 2026

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sendiri menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan visi dan misi kemanusiaan, khususnya dalam bantuan penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kegiatan bakti sosial yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Semangat cinta kasih dan kepedulian sosial diharapkan terus menyebar luas dan memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat di Indonesia.

Kegiatan Perberkahan Akhir Tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan tekad bersama untuk terus menanam kebaikan, sebagaimana filosofi bambu yang tumbuh perlahan namun kuat, kokoh, dan memberi manfaat bagi banyak kehidupan.

Penulis jumriati Editor media apinusantara my Id

 

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Akun TikTok Diduga Hina Suku Dayak, Ormas Dayak Kalbar Resmi Laporkan ke Polda

daerah

Kemenko Polkam Tegaskan Digitalisasi Harus Berpihak pada Kepentingan Publik

daerah

Polres Lebak Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-78 di Alun-alun Rangkasbitung

Organisasi dan Budaya

Owner Toko Abdi Agung H. Amiruddin Gelar Tausiyah dan Buka Puasa Bersama di Mesjid H.Sulaemana Makassar

daerah

PASI Kota Pontianak Serahkan Dana Pembinaan dan Lepas Atlet ke Kejurnas 2025

daerah

Asik Mandi Seorang Warga Hilang di Bawa Arus Sungai

Nasional

Ketua TP PKK Kecamatan Tallo Kunjungi  Kediaman Ketua TP PKK Kelurahan Bunga Eja Beru

daerah

Jembatan Kayu di Kirin Nangka Roboh, Akses Warga Embaloh Hilir Kapuas Hulu Terputus Total
PAGE TOP