Makassar, 13 Februari 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 520 titik se-Indonesia, Jumat (13/2/2026). Di wilayah Makassar, peresmian dipusatkan di SPPG Polres Pelabuhan Makassar, Polda Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti, SH, SIK, M.Si, Wakapolres pelabuhan Kompol Hardjoko SH,MH,serta Wakil Wali Kota Makassar Hj. Aliyah Mustika Ilham. Turut hadir unsur Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri Makassar, Pengadilan Negeri Makassar, Kantor Kesehatan dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, unsur Pelindo, PGN Regional Sulawesi Selatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Ketua pengurus Bhayangkari Sulawesi Selatan
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti gedung SPPG Polres Pelabuhan Makassar dan diikuti secara virtual dengan peresmian SPPG Polri serta Gudang Ketahanan Polri oleh Presiden Republik Indonesia, didampingi Kapolri.
Dukung Program Strategis Nasional
Dalam sambutannya, Kapolres Pelabuhan Makassar menyampaikan bahwa pembangunan SPPG bukan sekadar seremoni, melainkan amanat strategis untuk mendukung kesinambungan logistik Polri serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
“SPPG Polri dan gudang ketahanan Polri menjadi instrumen pendukung tugas Polri dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat serta mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.
Gedung SPPG Polres Pelabuhan Makassar berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi dengan luas bangunan 633 meter persegi. Proses penentuan lokasi hingga renovasi dimulai sejak September 2025. Bangunan tersebut merupakan eks kantor KSOP yang sudah tidak digunakan dan kini difungsikan kembali melalui koordinasi bersama instansi terkait.
Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat
SPPG Polres Pelabuhan Makassar akan melayani ribuan penerima manfaat, terdiri atas:
2 TK/sederajat dengan 90 siswa
7 SD/sederajat dengan 1.910 siswa
2 SMP/sederajat dengan 1.548 siswa
Total penerima manfaat mencapai sekitar 3.500 siswa di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.
Selain itu, program ini juga menyasar ibu hamil dan anak-anak rentan stunting di sekitar kawasan pelabuhan.
Untuk operasional awal, SPPG ini merekrut sekitar 50 tenaga kerja dan relawan dari masyarakat setempat, sehingga turut membuka lapangan pekerjaan baru.
Komitmen Profesional dan Berkelanjutan
Kapolres menegaskan komitmen jajarannya untuk mengelola SPPG secara profesional, transparan, dan berkelanjutan dengan standar pelayanan bermutu tinggi, tepat sasaran, dan tepat waktu.
“Melalui SPPG ini, Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat, berperan aktif dalam pelayanan sosial serta mendukung kebijakan strategis nasional demi terwujudnya stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Makassar dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Makassar terhadap program SPPG. Ia berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di sekitar kawasan pelabuhan dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas gizi anak serta pencegahan stunting.
Secara nasional, Polri menargetkan pengembangan lebih lanjut di sejumlah titik yang masih dalam tahap koordinasi dengan pemerintah pusat.
Dengan diresmikannya SPPG Polres Pelabuhan Makassar, diharapkan program pemenuhan gizi ini menjadi langkah konkret dalam membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkualitas, sekaligus memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat.
Penulis jumriati Editor media apinusantara my Id







