Home / Nasional / Pemerintahan

Sabtu, 4 April 2026 - 14:14 WIB

Pembekalan PKL Siswa TKR SMKN 3 Makassar, Perkuat Adaptabilitas Industri dan Soft Skill

Kabiro Kota Makassar

Makassar, 3 April 2026 – Program pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) reguler bagi siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) digelar di aula rapat SMK Negeri 3 Makassar pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNB 2026 oleh LPM Universitas Negeri Makassar Fakultas Teknik, dengan mengusung tema “Peningkatan Adaptabilitas Industri Melalui Pembekalan Soft Skill bagi Siswa TKR SMK Negeri 3 Makassar”.

Kegiatan tersebut menjadi implementasi kebijakan nasional pendidikan vokasi yang menekankan penguatan link and match antara sekolah, perguruan tinggi vokasi, dan dunia usaha/dunia industri (DUDI). Kebijakan ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMK.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPM UNM Jumardin bersama tim, yakni I Putu Redy Irawan, Sitti Ruqayyah Baharuddin, dan Muh Mahdinul Bahar. Dari pihak industri, PT Megah Putra Sejahtera diwakili oleh Ade Surya selaku Local Training Center Suzuki Pettarani.
Unsur pimpinan sekolah turut hadir, di antaranya Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri Mappa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Agustiah, serta Ketua Program Keahlian TKR Hamsir Ardiansyah. Kegiatan ini juga melibatkan guru produktif Nila Permatasari dan Fitriani, serta seluruh peserta prakerin kelas XI TKR I, II, dan III.

Baca Juga :  Kepala UPTD Anjungan Pantai Losari Muliany Rosa A,SS,M,AP Hadiri Halal Bihalal ISMI Sulsel di Hotel Claro Makassar

Dalam sambutannya, Wakasek Hubin Mappa menegaskan pentingnya pembekalan sebelum siswa terjun ke dunia industri. Ia menekankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), kedisiplinan, serta etos kerja profesional sebagai fondasi utama yang harus dimiliki siswa. Menurutnya, hal ini sejalan dengan kebijakan nasional SMK yang menempatkan penguatan karakter kerja sebagai bagian dari kurikulum berbasis industri.

Sementara itu, Ketua LPM UNM Jumardin menyampaikan apresiasi atas keterbukaan SMKN 3 Makassar sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berbasis vokasi.

Ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi otomotif, termasuk kendaraan berbasis energi hybrid dan elektrifikasi yang kini menjadi arah transformasi industri global.

Pada sesi teknis, perwakilan industri Ade Surya memaparkan implementasi kelas industri Suzuki, mencakup budaya kerja industri, standar operasional penggunaan peralatan bengkel, serta skema pelaksanaan PKL reguler.Pendekatan ini mencerminkan model industry-based learning yang terus didorong pemerintah guna meningkatkan kompetensi lulusan agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

Penguatan kolaborasi ini juga sejalan dengan implementasi skema Link and Match 8+i sebagai standar emas pendidikan vokasi nasional. Skema tersebut meliputi penyusunan kurikulum bersama antara sekolah dan industri sejak awal, penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dengan kasus riil dunia kerja, serta pelibatan instruktur ahli dari industri secara intensif.

Baca Juga :  Tokoh Penyelamat Bocah Bilqis Kini Jadi Tersangka Kasus Penembakan Tanpa sengaja di Makassar

Selain itu, program ini didukung melalui pelaksanaan magang terstruktur minimal satu semester, pemberian sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional, serta komitmen industri dalam penyerapan lulusan. Unsur inovasi (+i) juga menjadi penekanan penting dalam menciptakan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.

Ketua Program Keahlian TKR Hamsir Ardiansyah, berharap kolaborasi antara kampus vokasi, sekolah, dan industri dapat terus berkelanjutan. Ia menilai program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi siswa, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi pendidikan vokasi menuju sistem yang lebih adaptif, fleksibel, dan responsif terhadap perubahan teknologi.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara perguruan tinggi vokasi, SMK, dan industri otomotif semakin menguat sebagai model implementasi kebijakan nasional pendidikan vokasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan industri masa depan, sejalan dengan visi pembangunan SDM Indonesia yang produktif dan inovatif.

Kontributor: Hamsir Ardiansyah, ST.

Penulis jumriati Editor media apinusantara my Id

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Pengabdian Luar Biasa Personil Polwan Polres Melawi Saat Pemilu Tahun 2024 Walu Dalam Keadaan Hamil 9 Bulan

Nasional

Akun Facebook Dihack, Ibu Safitri Ayu Anggreiny Minta Maaf Atas Postingan Viral yang Menyebut Nama Ibu Mama Dep

Hukum Dan Kriminal

Diduga Restoran Wingheng Gedung Valvet 76 Tak Memiliki Izin IPAL ( Instalasi Pengolahan Air Limbah ) Warga Minta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Tindak Tegas

Nasional

AKP Indira Berikan Motivasi dan Ajakan Agar Berniat Untuk Sekolah Saat Bertemu Anak Yang Tidak Sekolah

Hukum Dan Kriminal

Kapolres Gowa Beserta Jajaran Ucapkan Dirgahayu Korps Sabhara Polri ke-74

Nasional

Plt. Ketua DPD KNPI Banten, Ahmad Jayani, Memberikan Dukungan Penuh kepada Moch Ojat Sudrajat dalam Seleksi Calon Anggota KI Provinsi Banten

daerah

Kelompok Tani Tinggang Jaya dan Muspika Kecamatan Tanah Pinoh melaksanakan penanaman jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

daerah

Satgas Kizi TNI Konga XX-T Monusco Terima Penghargaan UN Medal
PAGE TOP