Home / Nasional / Organisasi dan Budaya / Pemerintahan / Politik

Kamis, 16 April 2026 - 17:06 WIB

DPW Partai NasDem Sulsel Tegaskan Sikap, Tolak Framing Menyesatkan dan Desak Klarifikasi Media

Kabiro Kota Makassar

Makassar, 15 April 2026 — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan sikap tegas dan terbuka terkait pemberitaan yang dinilai menyudutkan dan membangun persepsi keliru terhadap partai. Pernyataan tersebut bertajuk “Melawan Framing Menyesatkan, Menjaga Martabat Demokrasi”.

Dalam dokumen resmi yang diterbitkan di Makassar, DPW Partai NasDem Sulsel menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dibajak oleh narasi yang menyesatkan. Mereka juga mengingatkan bahwa kebebasan pers tidak boleh digunakan sebagai tameng untuk membentuk opini publik yang tidak berdasarkan fakta serta merendahkan institusi politik. “Demokrasi tidak boleh dibajak oleh narasi yang menyesatkan. Kebebasan pers tidak boleh dijadikan tameng untuk membangun persepsi yang keliru dan merendahkan kehormatan institusi politik,” demikian isi pernyataan tersebut.

Tolak Framing dan Narasi Manipulatif
DPW Partai NasDem Sulsel menilai pemberitaan yang beredar telah melampaui batas kritik yang sehat. Mereka menyebut adanya framing yang tendensius, penggiringan opini, serta penyajian informasi yang tidak utuh.

Menurut mereka, narasi tersebut berpotensi membentuk persepsi publik bahwa politik semata-mata adalah transaksi kekuasaan. Padahal, partai politik merupakan wadah perjuangan ideologi, gagasan, dan aspirasi rakyat.
Kecam Narasi yang Merendahkan Partai Politik

Baca Juga :  HMI Cabang Takalar Sikapi Wacana Perubahan Posisi Polri

Dalam pernyataannya, DPW juga mengecam penggunaan metafora yang menyamakan partai politik dengan korporasi. Hal ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi demokrasi.
“Partai politik bukan perusahaan. Partai politik adalah representasi kedaulatan rakyat,” tegasnya.

oppo_512

oppo_512

Ingatkan Batas Kebebasan Pers
DPW Partai NasDem Sulsel menegaskan bahwa mereka menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi tanggung jawab moral dan profesionalisme jurnalistik.

Mereka menekankan bahwa kritik harus berbasis fakta, bukan spekulasi yang dikemas secara dramatis. Jika media menyajikan informasi tanpa pijakan fakta yang kuat, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan distorsi realitas di tengah masyarakat.

Desak Klarifikasi dan Evaluasi
Sebagai langkah konkret, DPW Partai NasDem Sulsel mendesak adanya klarifikasi terbuka kepada publik atas narasi yang telah dibangun. Selain itu, mereka juga meminta evaluasi terhadap produk jurnalistik yang dianggap melampaui batas etika.

Partai juga mengingatkan pentingnya prinsip cover both sides dan akurasi informasi dalam setiap pemberitaan.
Konsolidasi Internal dan Seruan kepada Publik

Baca Juga :  Jumat Barokah: Tajul Arifin Kades Banjarsari Bersama Warga Kerja Bakti Jalan Lingkungan

DPW Partai NasDem Sulsel menyatakan akan melakukan konsolidasi di seluruh jajaran DPD se-Sulawesi Selatan sebagai bentuk perlawanan moral terhadap narasi yang dinilai menyesatkan.

Di sisi lain, mereka juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi informasi yang beredar di media. Publik diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh framing sensasional dan tetap menjaga rasionalitas dalam menilai dinamika politik.

“Demokrasi yang sehat lahir dari publik yang sadar, bukan publik yang digiring,” tulis DPW dalam bagian pesan kepada masyarakat.

Penegasan Sikap
Menutup pernyataannya, DPW Partai NasDem Sulsel menegaskan bahwa mereka tidak anti kritik. Namun, mereka menolak segala bentuk manipulasi persepsi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi.

“Jika demokrasi dibiarkan dikendalikan oleh narasi yang tidak bertanggung jawab, maka yang runtuh bukan hanya citra partai, tetapi kepercayaan terhadap sistem itu sendiri,” tegas mereka.

Pernyataan ini ditandatangani oleh jajaran pengurus DPW Partai NasDem Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.

Penulis jumriati

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP

Pemerintahan

Kanwil Kemenkumham Kalbar Kegiatan Pendampingan Pengajuan Permohonan Kekayaan Intelektual

Nasional

Diikuti 209 Siswa, Brigjen Pol Roma Hutajulu Buka Diktuk Bintara Polri Gelombang I Tahun 2024 Polda Kalbar

Hukum Dan Kriminal

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Siaga Kamtibmas dalam Rangka Antisipasi May Day dan Agenda Strategis Lainnya*

Nasional

“Pentingnya Penguatan Hukum di Indonesia dan Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Jasa Advokat Dalam Penegakan Hukum “

Hukum Dan Kriminal

Polda Sulsel Gelar Sidang Kode Etik Kasus Penganiayaan Bripda Dirja Pratama, Pelaku Dijatuhi Sanksi PTDH*

Nasional

Sambut Tangis Perpisahan Berakhirnya Masa Tugas KKN Kelompok VII STAI ASSALAMIYAH di Desa Ranca Sumur

Hukum Dan Kriminal

*Bidkeu Polda Sulsel Gelar Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK*
PAGE TOP