Home / Nasional / Uncategorized

Selasa, 21 April 2026 - 15:58 WIB

KEPALA PASAR KARAMASA GOWA TAK TAHU ALASAN DIPECAT

Kabiro Kota Makassar

MAKASSAR – Kepala Pasar Rakyat Karamasa, Muhammad Amir, resmi diberhentikan dari jabatannya terhitung mulai tanggal 02 Januari 2026. Pemberhentian mendadak ini dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa tanpa adanya penjelasan rinci yang disampaikan secara langsung kepada yang bersangkutan.

Berdasarkan Surat Perintah Penguasaan Nomor: 800.11.1/316/Perdarsei tertanggal 02 Januari 2026, surat pengangkatan Muhammad Amir dinyatakan tidak berlaku lagi. Posisi beliau kemudian langsung digantikan oleh H. Sabiri sebagai Kepala Pasar yang baru.

Pemberhentian ini menuai pertanyaan besar karena dilakukan secara tiba-tiba. Ketika dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (21/04/2026), Muhammad Amir mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan dirinya dicopot dari jabatan tersebut.

Baca Juga :  IndoIndians Bersama Kedutaan Besar India Gelar Extraordinary Women Awards 2025

“Saya juga tidak tahu kenapa saya diperintahkan untuk berhenti sebagai kepala pasar,” ujar Muhammad Amir singkat.

Dalam dokumen keputusan yang diterbitkan, disebutkan beberapa indikasi yang menjadi dasar pertimbangan. Antara lain, Muhammad Amir dinilai tidak pernah mengikuti rapat yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian maupun oleh Bupati Gowa.

Selain itu, adanya keluhan dari para pedagang terkait penagihan retribusi yang diduga tidak menggunakan karcis resmi, serta penataan pedagang yang dianggap tidak maksimal sehingga banyak los atau tempat usaha yang tidak terpakai. Namun, meskipun alasan tersebut tertuang dalam dokumen, Muhammad Amir mengaku tidak pernah mendapatkan penjelasan langsung terkait pemecatan dirinya.

Baca Juga :  Dari Manufaktur hingga Pariwisata: Industri Utama yang Mendorong Pertumbuhan di Indonesia

Untuk mencari kejelasan lebih lanjut, sejumlah wartawan berusaha menemui dan mengkonfirmasi hal ini kepada Kabid Bina Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gowa, Ma’ruf Alam. Namun upaya tersebut menemui jalan buntu. Ma’ruf Alam dikabarkan enggan memberikan jawaban dan sulit ditemui oleh awak media untuk memberikan klarifikasi terkait keputusan tersebut.

Sementara itu, para pedagang kaki lima di Pasar Karamasa juga menyayangkan keputusan mendadak ini, mengingat belum adanya sosialisasi yang jelas mengenai pergantian kepemimpinan di pasar tersebut.pungkasnya”,

TIM INVESTIGASI

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Harga Bitcoin Tembus Rekor Baru di Atas Rp1,81 Miliar! Apa Pendorongnya?

Uncategorized

Balon Jumbo Dolan Neng Jogja, Sambutan Kreatif KAI di Depan Stasiun Yogyakarta

Uncategorized

Bersama BINUS UNIVERSITY di IIETE dan PPTJ 2025, Wujudkan Karier Impian Gen Z

Uncategorized

CBD food and drink inside the London: buy thc edibles uk The newest food providing cannabis-infused meals United kingdom GQ British GQ

Uncategorized

Vortex Merilis Permainan Interaktif di IIMS 2025 Bersama Mitsubishi Indonesia

Nasional

Atas Dugaan Perbuatan Melawan Hukum PN Jak.Bar Mewajibkan Asuransi PDL, Bayar Nasabahnya Teo Kwan Seng !

Uncategorized

Emas Tertekan di Bawah $4.000, Pasar Tunggu Keputusan The Fed dan Pertemuan AS–Tiongkok

Uncategorized

Anggota Polsek Kurima Ditembak OTK, Polri Lakukan Penyelidikan
PAGE TOP