Makassar, Minggu 26 April 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Trisuci Waisak 2570 TB/2026, Vihara Girinaga yang berlokasi di Jalan Gunung Salahutu II, Kota Makassar, menggelar kegiatan sosial donor darah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan instansi terkait.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Sulawesi Selatan, Sumarjo, S.Ag., M.M., yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan aksi kemanusiaan tersebut. Hadir pula Ketua DPD WALUBI Provinsi Sulawesi Selatan, Henry Sumitomo, serta Ketua Vihara Girinaga, Roy Ruslin, bersama jajaran pengurus vihara.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan instansi terkait seperti unsur TNI yang turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan kegiatan donor darah tersebut.
Dalam keterangannya, Sumarjo menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial keagamaan dalam menyambut Trisuci Waisak 2570 TB/2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Agama. Program tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah di masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian umat Buddha terhadap kemanusiaan. Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum hari besar keagamaan, tetapi juga secara rutin, misalnya setiap tiga bulan sekali, sebagai bagian dari program kemasyarakatan yang inklusif dan berkesinambungan.
Ketua Vihara Girinaga, Roy Ruslin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam peringatan Trisuci Waisak dapat terus terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Penulis Jumriati








