Home / Uncategorized

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:00 WIB

Barachinida, Robot Karya Mahasiswa Computer Engineering BINUS UNIVERSITY Buat Navigasi Otomatis di Era Digital

Admin

Di era yang semakin maju ini, teknologi otonom semakin menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi, terutama di bidang pemetaan dan navigasi. Dengan meningkatnya kebutuhan akan sistem yang dapat bekerja secara mandiri, robotika dan perangkat cerdas dengan kemampuan pemetaan otonom telah muncul sebagai solusi yang andal untuk berbagai industri. Namun, sering kali produk-produk ini dirancang untuk menggantikan peran manusia dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu.

Mahasiswa Computer Engineering dari Faculty of Engineering BINUS @Kemanggisan, Denzel Polantika dan Yusuf Averroes Sungkar, merancang suatu teknologi untuk memetakan ruangan secara 2D menggunakan sensor LIDAR, serta bergerak dan menavigasi berdasarkan peta yang dihasilkan. 

Barachinida atau bisa dipanggil Barry, adalah teknologi yang menggunakan sensor LIDAR untuk memetakan ruangan yang ia lalui dalam dua dimensi dan mampu bergerak terhadap peta tersebut untuk melakukan navigasi secara otonom. Dengan demikian, pada pengembangan berikutnya, Barry diharapkan dapat mengeksplorasi lingkungan yang mungkin sulit diakses oleh manusia atau bahkan tidak pernah diakses sama sekali dan mampu menemukan jalan kembali dengan sendirinya.

Visi dan misi teknologi ini adalah untuk menghidupkan kembali ketertarikan robotik jurusan, membuat produk dengan tujuan yang jelas yang dapat bersaing di masa depan, dan membuat produk yang dapat membantu manusia secara langsung tanpa mengorbankan aspek kemanusiaan. 

Baca Juga :  Bagaimana Barantum Membantu CS Anda Bekerja Lebih Cerdas dengan AI

Penerapan teknologi otonom dalam perangkat seperti Barachinida menunjukkan bagaimana kemajuan di bidang sensor dan pemetaan dapat mempengaruhi berbagai sektor industri. Saat ini, LIDAR menjadi teknologi yang semakin populer, terutama untuk pemetaan karena kemampuannya dalam menghasilkan peta yang detail dan akurat dalam waktu singkat. Selain memetakan ruangan, sensor ini juga memberikan kemampuan perangkat untuk mengenali objek, jarak, dan lingkungan sekitar secara presisi. Dalam konteks Barachinida, teknologi ini memberikan kemampuan navigasi mandiri, yang artinya perangkat dapat secara mandiri bergerak di ruang yang telah dipetakan tanpa perlu pengawasan terus-menerus.

Tujuan utama dari pengembangan Barachinida adalah untuk menciptakan perangkat yang mampu memetakan dan bernavigasi secara otonom, sehingga dapat berkontribusi dalam mempercepat otomatisasi di berbagai sektor industri. Dengan menggabungkan teknologi LIDAR untuk pemetaan presisi dan algoritma navigasi otonom, Barachinida dirancang untuk menghadirkan solusi yang efisien dalam tugas-tugas seperti eksplorasi area, pemantauan, dan bahkan pengawasan. Mahasiswa Faculty of Engineering BINUS University yang terlibat dalam proyek ini berharap inovasi mereka tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi kerja di lapangan, tetapi juga menginspirasi perkembangan teknologi otonom lainnya di Indonesia.

Baca Juga :  Kapolres Tator Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Perkuat Sinergi untuk Keamanan Wilayah

Pada cabang KRSRI 2021, karya Barry membawa BINUS University ke posisi 30 besar di kompetisi regional KRI. Pencapaian ini menunjukkan bahwa desain produk mempertimbangkan aspek teknologi dan kemanusiaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup orang sambil mempertahankan kontrol atas teknologi yang telah diciptakan. Semoga karya ini bermanfaat dan menginspirasi orang lain untuk mewujudkan impian mereka.

Barachinida menjadi bukti nyata bagaimana inovasi mahasiswa dapat membawa dampak yang luas dalam dunia teknologi. Dengan memanfaatkan sensor LIDAR, Barachinida tidak hanya menonjol sebagai alat pemetaan 2D, tetapi juga sebagai perangkat yang mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan bergerak mandiri. Inisiatif seperti ini mencerminkan semangat mahasiswa BINUS University dalam menghadirkan solusi yang relevan dan mendukung kemajuan otomatisasi di berbagai industri. 

Di tengah perkembangan pesat teknologi otonom, Barachinida hadir sebagai inspirasi bagi para inovator muda lainnya untuk terus menciptakan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. Buat kamu yang tertarik berinovasi dalam teknologi, yuk gabung di Faculty of Engineering BINUS University dan buat teknologi rancanganmu sendiri.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sidang IV Gereja Toraja Klasis Makassar Tengah Sukses Digelar di Jemaat Silo Campagaya

Uncategorized

Ratusan Ahli IMDG Code Dicetak Port Academy dalam 10 Bulan

Uncategorized

Pergantian Pimpinan, KAI Daop 8 Surabaya Siap Lanjutkan Transformasi dan Pelayanan Terbaik

Uncategorized

Kolaborasi Global! WateryNation Alira Alura dan AIESEC UI Hadirkan Workshop Lerak pada Global Volunteering

Uncategorized

Lebih Cepat dan Aman! Sribu Hadirkan Fitur Proyek Prioritas dan Pelepasan Hak Cipta

Uncategorized

Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik pada Penghujung Libur Nataru

Uncategorized

KAI Daop 1 Jakarta Gelar KAI Mini Fair 2025 di Stasiun Gambir: Nikmati Sajian dan Keseruannya

Uncategorized

Bank Raya Raih Digital Innovation Awards 2025, Produk Digital Semakin Komprehensif, Bank Raya Konsisten Hadirkan Inovasi
PAGE TOP