Makassar — Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (PERGABI) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan buku pembelajaran kepada Sekolah Minggu Buddhis (SMB) di Kota Makassar, Sabtu (25/1/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Buddha bagi anak-anak dan remaja Buddhis.
Bantuan buku pembelajaran tersebut bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia dan disalurkan melalui PERGABI Sulawesi Selatan. Buku-buku ini diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar di Sekolah Minggu Buddhis serta memperkaya materi pembelajaran ajaran Buddha.
Ketua PERGABI Sulawesi Selatan, Sayudi, menyampaikan bahwa penyaluran buku ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung para guru agama Buddha di daerah.
“Kami berharap buku-buku ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru dan siswa Sekolah Minggu Buddhis sebagai sarana pembelajaran yang berkelanjutan. PERGABI akan terus berupaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan agama Buddha di Sulawesi Selatan,” ujar Sayudi.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada sepuluh Sekolah Minggu Buddhis di Kota Makassar, yakni SMB Vihara Jinaraja Sasana, Vihara Sasanadipa, Pelita Hati, Vihara Dharma Sakti, Vihara Lahuta Maitreya, Vihara Buddha Maitreya, Vihara Dharma Kasih,
EBA Sinar Damai, Ratana Joti Mawang, serta Vihara Cakrawala Dharma Indonesia. Jumlah buku yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SMB.
Pembimas Buddha Sulawesi Selatan mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Ditjen Bimas Buddha dan PERGABI Sulsel dalam mendukung pendidikan keagamaan Buddha.
“Bantuan buku pembelajaran ini sangat penting dalam menunjang proses pendidikan di Sekolah Minggu Buddhis. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi peningkatan mutu pembelajaran dan pembinaan umat Buddha di daerah,” ungkap Marjo.
Selain penyerahan buku, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi organisasi PERGABI kepada para pengelola dan guru Sekolah Minggu Buddhis.
Sosialisasi tersebut bertujuan memperkuat pemahaman mengenai peran PERGABI sebagai organisasi profesi guru agama Buddha serta meningkatkan koordinasi dalam pembinaan pendidikan keagamaan Buddha di Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidikan keagamaan Buddha di Kota Makassar semakin berkembang dan mampu membentuk generasi muda Buddhis yang berkarakter, berwawasan, serta berlandaskan nilai-nilai Dhamma.
Jumriati






