DPD KCBI Sulsel Gelar “Road of Blessing 2026”, Doa Bersama Sambut Tahun Baru di Sejumlah Tempat Ibadah
Makassar — Dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Sulawesi Selatan bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KCBI Makassar menggelar kegiatan “Road of Blessing 2026”, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 hingga 16.30 WITA ini dilaksanakan secara berkesinambungan di beberapa tempat ibadah umat Buddha dan Tridharma di Kota Makassar, yakni Kelenteng Kwankong, Kelenteng Xian Ma, Vihara Avalokitesvara, dan Vihara Dharma Agung.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan Puja Dupa dan Lilin Berkah sebagai bentuk doa bersama di penghujung Tahun 2025. Harumnya dupa dan terangnya lilin dimaknai sebagai simbol spiritual kekuatan karma baik, yang diharapkan dapat berbuah kebahagiaan, keselamatan, dan kedamaian di Tahun 2026.
Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan, Bapak Erdy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum refleksi sekaligus harapan bersama bagi seluruh umat dan masyarakat.
“Road of Blessing 2026 ini menjadi sarana batiniah untuk menutup Tahun 2025 dengan kebajikan dan menyambut Tahun 2026 dengan harapan yang baik. Harumnya dupa dan terangnya lilin adalah simbol niat baik, pikiran positif, dan perbuatan bajik agar karma baik dapat berbuah bagi kita semua,” ujar Erdy.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta semangat hidup rukun di tengah keberagaman masyarakat.
Sementara itu, Pembimas Buddha Sulawesi Selatan ditempat terpisah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan kehidupan beragama yang moderat dan harmonis.
“Kegiatan seperti Road of Blessing ini mencerminkan praktik ajaran Buddha yang menekankan kebajikan, ketenangan batin, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Ini juga sejalan dengan upaya membangun kerukunan umat beragama serta memperkuat spiritualitas umat Buddha dalam menyongsong tahun yang baru,” ungkap Marjo.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh masyarakat senantiasa diberikan perlindungan, terhindar dari bencana dan musibah, serta mampu menjalani kehidupan yang damai dan bahagia dalam jalan kebajikan dan nilai-nilai Dhamma.
Jumriati

