Home / Uncategorized

Rabu, 17 September 2025 - 09:48 WIB

Emas Menguat di Tengah Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga The Fed

Admin

Harga emas (XAUUSD) melesat ke rekor baru awal pekan ini, menunjukkan kekuatan tren yang sulit dibendung. Pada perdagangan Senin (15/9), XAUUSD menembus level tertinggi sebelumnya di $3.674 dan mencatat posisi baru di $3.682. Pada Selasa pagi (16/9), harga masih bertahan di sekitar $3.689, menegaskan momentum positif yang terus terjaga. 

Katalis utama penguatan emas datang dari meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) 16–17 September. Pasar secara dominan memproyeksikan pemotongan sebesar 25 basis poin (bp), sementara sebagian pelaku melihat peluang pemangkasan yang lebih agresif hingga 50 bp. Prospek pelonggaran kebijakan ini menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS ke posisi terendah dalam sepekan, sekaligus mendorong Dolar AS melemah—kombinasi yang mendukung reli harga logam mulia.

Sinyal pelonggaran semakin kuat usai revisi besar pada data tenaga kerja AS. Laporan terbaru menunjukkan kenaikan pekerjaan antara April 2024 hingga Maret 2025 ternyata terlebih catat 911 ribu, memunculkan kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja sedang mengalami pelemahan. Sikap Ketua The Fed Jerome Powell yang lebih akomodatif pada Simposium Jackson Hole akhir Agustus kian mempertegas ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih cepat. Bahkan Presiden AS Donald Trump secara terbuka mendorong The Fed untuk memotong suku bunga “lebih besar dari yang dia pikirkan Powell”.

Baca Juga :  Syarat yang Harus Dipenuhi Sebelum Menjual Mobil Menurut jualmobilmu.id

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha,  analis Dupoin Futures Indonesia,  menyoroti bahwa gabungan pola candlestick dan sinyal Moving Average mengindikasikan tren bullish emas masih dominan. “Jika momentum beli berlanjut, XAUUSD memiliki peluang besar menembus level $3.700 dalam waktu dekat,” jelasnya. Namun ia mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap ada jika terjadi aksi ambil untung. “Apabila harga gagal menembus level tersebut, area $3.675 menjadi support terdekat yang patut diwaspadai,” tambahnya.

Selain FOMC, pelaku pasar juga menanti data Penjualan Ritel AS yang akan dirilis Selasa malam, karena dapat memengaruhi proyeksi inflasi dan arah kebijakan moneter. Di Washington, Senat AS dijadwalkan melakukan voting terhadap Dr. Stephen Miran, calon anggota dewan The Fed dari Presiden Trump. Persetujuan Miran akan memberinya kesempatan langsung terlibat dalam pertemuan kebijakan minggu ini, menambah lapisan ketidakpastian bagi pasar.

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan Sembako untuk Veteran, Purnakarya, dan Masyarakat di HUT RI ke-80

Di sisi lain, data University of Michigan (UoM) pekan lalu menunjukkan penurunan Indeks Sentimen Konsumen dari 58,2 menjadi 55,4, menandakan meningkatnya pesimisme publik terhadap prospek ekonomi AS. Ekspektasi inflasi satu tahun bertahan di 4,8%, sementara proyeksi lima tahun naik menjadi 3,9%, menambah alasan bagi The Fed untuk memangkas suku bunga.

Secara keseluruhan, perpaduan sentimen pasar, pelemahan Dolar AS, dan penurunan imbal hasil obligasi memperkuat potensi penguatan emas menuju $3.700. Meski demikian, menjelang keputusan penting The Fed, volatilitas pasar logam mulia diperkirakan akan meningkat tajam sehingga para trader disarankan tetap mengelola risiko dengan disiplin.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

VRITIMES Jalin Kerja Sama Strategis dengan IndonesiaHarini.com untuk Perluas Jangkauan Distribusi Berita

Uncategorized

KAI Paparkan Strategi Adaptif dan Kepemimpinan Transportasi Masa Depan di Kuliah Tamu FTMD ITB

Uncategorized

Bank Raya Terus Perkuat Kinerja dan Inovasi di Paruh Semester 2025, Pastikan Momentum Pertumbuhan Positif Terjaga

Uncategorized

Solo Terintegrasi, Stasiun dan Terminal Terhubung, Efisienkan Perjalanan Masyarakat Pada Saat Lebaran

Uncategorized

Dukung Pendidikan Logistik, KAI Logistik Raih Penghargaan Translog Fest 2025

Uncategorized

Triwulan III 2025, KA Makassar–Parepare Tumbuh 10,89% : Pendorong Mobilitas, Ekonomi dan Wisata Sulawesi Selatan

Uncategorized

Green Skilling 26 Kupas Strategi ESG dan Carbon Accounting untuk Sektor Keuangan

Uncategorized

Apa Itu Trading? Panduan Istilah Dasar untuk Trader KVB Indonesia
PAGE TOP