Home / Nasional

Kamis, 28 Agustus 2025 - 18:35 WIB

Kemenko Polkam Perkuat Ketahanan Siber Nasional Melalui Forum Koordinasi di Bali

Guproni

apinusantara.com – Bali, 28 Agustus 2025 -Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI menggelar Forum Koordinasi Peningkatan Kapasitas SDM Keamanan Siber. Forum yang berlangsung di Intercontinental Bali Resort, Rabu (27/8), ini bertujuan memperkuat pertahanan digital nasional dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Desk Keamanan Siber dan Pelindungan Data (KSPD) Kemenko Polkam ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, dan instansi strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Marsda TNI Eko D. Indarto, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam, menekankan bahwa literasi keamanan siber harus menjadi budaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Data dan informasi kini adalah aset strategis. Perkembangan teknologi digital membawa manfaat besar, tetapi juga risiko seperti serangan siber dan kebocoran data. Karena itu, penguatan kapasitas SDM di bidang ini mutlak diperlukan,” ujar Eko.

Baca Juga :  Patroli Blue Light Perintis Presisi Jaga Kondusivitas Takalar Pasca Lebaran

Eko menambahkan, Bali dipilih sebagai tuan rumah karena posisinya yang strategis sebagai pusat konektivitas global dan pariwisata, sekaligus memiliki ekosistem keamanan siber yang berkembang dengan adanya Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di tingkat daerah.

Ancaman Siber Menyasar Sektor Kritis

Dr. Sulistyo, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), memaparkan bahwa lanskap ancaman siber di Indonesia berkembang sangat cepat.

“Ancaman seperti malware, ransomware, dan Advanced Persistent Threat (APT) semakin menyasar sektor-sektor kritis pemerintahan dan layanan publik,” jelas Sulistyo.

Baca Juga :  Menko Polkam Hadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka

Untuk menanggulanginya, BSSN mendorong pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) dan Security Operation Center (SOC) di seluruh daerah, serta percepatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor.

Sekretaris Gov-CSIRT BSSN menambahkan pentingnya peningkatan kesadaran publik. Menurutnya, masih ada kesalahpahaman bahwa keamanan siber semata tanggung jawab tim IT. Saat ini, Gov-CSIRT BSSN menaungi 352 TTIS yang tersebar di instansi pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Melalui forum ini, Kemenko Polkam berharap tercipta sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan siber nasional dan mendukung kedaulatan digital Indonesia.

Red

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Hukum Dan Kriminal

Propam Polres Takalar Berbagi Takjil di Depan Mapolres, Ratusan Pengendara Ikut Merasakan Berkah Ramadan

Nasional

Pengaspalan Oleh CV. Nathania Regaruan Di Jalan Warungsatu Tambelang Dikerjakan Asal Jadi Diduga Ada Main Mata Pemborong Dengan Pihak Dinas

Hukum Dan Kriminal

Mediasi Maybank dan Warga di Kantor Lurah Gaddong, Disepakati Skema Bantuan Relokasi Dua Tahap

Hukum Dan Kriminal

PT. CMI Site Air Upas Garap Lahan Tanpa Izin Diduga Rugikan Uang Pajak Negara

daerah

Beri Pembekalan tentang Saka Bhayangkara, Kasat Binmas Polres Maros Jadi Pemateri di Hadapan Puluhan Pelajar*

Hukum Dan Kriminal

Ketua Pengadilan Negeri Makassar Dr,I Wayang Gede Rumega SH MH Sampaikan Ucapan Selamat  Hari raya Idul Fitri 1447 H 

daerah

Tiga Orang Pekerja Penggali Proyek Gorong-gorong Jalan Jambore Smp 147 Tertimpa Longsor

daerah

Grand Opening Alhajj Fried Chicken, Resto Cepat Saji Lokal Kebanggaan Warga Makassar
PAGE TOP