Makassar Apinusantara my Id– Ketua DPD Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Ir Yonggris MM dan jajarannya menghadiri puncak perayaan ulang tahun Dewi Maco ke-1066 yang dirangkaikan dengan pemilihan Loecu, Sabtu (09/05/2026), di Klenteng Vihara Ibu Dewi Agung Bahari, Jalan Sulawesi, Kota Makassar.
Kegiatan budaya dan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus vihara, yayasan, serta perwakilan komunitas Tionghoa di Sulawesi Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Klenteng Vihara Dewi Agung Bahari Soedirjo Aliman, Pembimas Buddha Sulsel Sumarjo, Ketua Panitia Go Utomo, Abd Majid Akid, Hemajayo Thio, Ketua Yayasan Budi Luhur Ong Robert Wongsari, Ketua Vihara Dharma Agung K. Robert, serta Steven Sanusi.
Selain itu hadir pula perwakilan rumah ibadah dan komunitas Tionghoa lainnya, di antaranya Rumah Ibadah Sinar Damai, Vihara Avalokitesvara, Klenteng Xian Ma, Taokwanji Li Gong, Khonghucu Makassar, Vihara Istana Avalokitesvara, serta Vihara Sasanadipa
Dalam keterangannya, Ketua DPD Permabudhi Sulsel Yonggris menyampaikan bahwa perayaan Dewi Maco bukan hanya kegiatan ritual keagamaan semata, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat Tionghoa dan umat Buddha di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, tradisi pemilihan Loecu merupakan bagian penting dalam rangkaian perayaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Para Loecu nantinya memiliki tanggung jawab dalam membantu pengaturan dan pelaksanaan kegiatan selama satu periode ke depan hingga perayaan berikutnya.
“Setiap penyelenggaraan ulang tahun Dewi Maco selalu dipersiapkan dengan baik selama satu tahun. Para Loecu memiliki tugas masing-masing dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai yayasan, komunitas, serta tokoh lintas organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan itu menjadi simbol persatuan dan kekompakan masyarakat Tionghoa di Makassar.
Sementara itu, Ketua Klenteng Vihara Dewi Agung Bahari Soedirjo Aliman mengatakan bahwa seluruh rangkaian puncak perayaan berjalan sesuai rencana dengan dukungan berbagai pihak.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi bingkai persatuan seluruh warga keturunan Tionghoa serta mendukung program pemerintah dalam menjaga persatuan dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Puncak perayaan Dewi Maco ke-1066 berlangsung penuh nuansa budaya, spiritual, dan kebersamaan, serta menjadi salah satu agenda penting masyarakat Tionghoa di Kota Makassar
Jumriati.


