Home / Uncategorized

Rabu, 26 November 2025 - 17:37 WIB

Mengupas Biaya Jajan Anak Muda dalam Sebulan, Keuangan Masih Aman?

Admin

Jajan kini bukan sekadar aktivitas membeli makanan atau minuman. Ada unsur hiburan, pelarian sejenak dari penat, dan kadang juga simbol gaya hidup. Ketika ditotal, angka pengeluaran jajan bisa membuat kamu kaget karena sering kali tidak tercatat dalam anggaran bulanan.

Banyak anak muda punya satu pola yang persis yaitu niat hemat di awal bulan tetapi mulai longgar di pertengahan, lalu panik menjelang tanggal gajian. Jajan sering menjadi biang keladi halus yang menggerogoti saldo. 

Kamu mungkin tidak sadar kalau satu minuman kekinian yang harganya sekitar dua puluh hingga tiga puluh ribu rupiah, jika dibeli tiga sampai empat kali seminggu, sudah menyumbang pengeluaran ratusan ribu dalam sebulan.

Bukan cuma minuman, ada kebutuhan hiburan kecil yang menyelinap. Kamu mampir jajan makanan ringan di minimarket, beli cemilan sambil nongkrong, add on topping, atau biaya ongkir yang sebenarnya bisa dihindari. 

Aktivitas kecil ini mengandung pola psikologis, kamu merasa sedang memberi hadiah kecil untuk diri sendiri setelah hari yang melelahkan. Ada sisi emosional yang membuat jajan menjadi rutinitas menyenangkan.

Perbandingan Pengeluaran Berdasarkan Kebiasaan

Supaya lebih konkret, bayangkan tiga tipe anak muda yang cukup sering ditemui di kota besar.

1. Daily snacker

Mereka hampir selalu jajan minuman atau makanan kecil setiap hari. Sekilas terlihat remeh tetapi kalau dihitung, satu jajan tiga puluh ribu per hari dikalikan tiga puluh hari berarti total sudah sembilan ratus ribu rupiah. Angka ini bahkan belum termasuk jajan tambahan di akhir pekan.

2. Weekend foodie

Mereka jarang jajan di hari kerja dan memilih fokus mengeluarkan uang di akhir pekan untuk makan enak atau nongkrong bareng teman. Biasanya sekali makan bisa menghabiskan sekitar enam puluh hingga seratus ribu rupiah. Jika dilakukan empat kali sebulan, pengeluarannya bisa mencapai tiga ratus hingga empat ratus ribu rupiah. Terasa lebih kecil tetapi tetap signifikan.

Baca Juga :  KAI Layani Lebih dari 13 Juta Pengguna LRT Jabodebek Selama Semester I 2025, Naik 50 Persen Dibanding Tahun Lalu

3. Kombinasi fleksibel 

Mereka tidak punya pola tetap tetapi mengikuti suasana hati. Kadang jajan setiap hari, kadang belanja makanan enak di akhir pekan. Pengeluaran tipe ini cenderung paling bervariasi karena berasal dari impulsif. Dalam sebulan, angka totalnya bisa menembus satu juta rupiah tanpa terasa.

Ketiga contoh ini menunjukkan bahwa biaya jajan bukan sekadar tentang makanan tetapi tentang kebiasaan, emosi, dan gaya hidup.

Biaya Tersembunyi: Ongkir, Titipan Teman, dan Tidak Memanfaatkan Promo 

Ada tiga hal yang sering membuat biaya jajan naik tanpa sadar di antaranya:

1. Ongkos kirim

Banyak dari kamu merasa ongkir adalah hal kecil tetapi jika kamu pesan empat atau lima kali seminggu, ongkir bisa membentuk total yang besar. 

2. Patungan atau titipan teman

Ketika kamu ikut patungan beli jajan kantor atau tongkrongan, biasanya kamu mengeluarkan uang tanpa sempat menghitung ulang. 

3. Salah memanfaatkan promo

Kamu tidak memanfaatkan promo dengan tepat. Misalnya, promo buy one get one berlaku pada jam 10.00 – 11.00 pagi. Namun, kamu malah membeli ketika siang hari. Maka kamu tidak dapat mendapatkan promo.

Cara Mengendalikan Biaya Jajan tanpa Menghilangkan Kesenangan

Kamu tidak perlu berhenti total dari jajan. Namun, yang kamu butuhkan adalah batasan sehat. Kamu bisa membuat anggaran jajan mingguan sehingga kontrol lebih mudah. Kamu juga bisa mengurangi jajan impulsif dengan mempersiapkan stok makanan ringan di rumah. Jika ingin tetap jajan, pilih waktu tertentu agar pengeluaran tetap stabil.

Baca Juga :  Solana Anjlok 66% dari Puncaknya, Apa yang Akan Terjadi di April 2025?

Pertimbangkan pula untuk mencatat setiap pengeluaran di aplikasi keuangan. Banyak anak muda baru menyadari besaran pengeluaran jajan setelah melihat total bulanan mereka.

Jajan tetap bisa jadi bagian menyenangkan dalam hidup kamu asalkan ada tata kelola yang baik. Mengatur jajan bukan tentang menahan diri secara kaku tetapi tentang membuat hidup terasa lebih seimbang. Kamu masih bisa menikmati minuman favorit atau camilan kesukaan sambil tetap menjaga stabilitas keuangan pribadi.

Kalau kamu sering jajan tanpa uang tunai, pertimbangkan untuk menggunakan metode pembayaran yang praktis dan efisien. Saat ini ada promo menarik untuk pembayaran menggunakan QRIS di neobank dari Bank Neo Commerce yang bisa bikin aktivitas jajan lebih praktis dan lebih hemat dengan promo QRIS.

Bayar pakai  QRIS neobank untuk transaksi makin cepat, aman, dan untung tiap jajan. 

Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store dan gunakan QRIS neobank. Klik QRIS neobank untuk info lengkap dan terbaru  tentang QRIS neobank.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

BRI Branch Office Jatinegara Region 6/Jakarta 1 Serahkan Satu Unit Mobil Ambulans untuk Masjid Abubakar Ash-Shiddiq Otista

Uncategorized

Pameran Gifts dan Housewares 2025 Segera Hadir! Bersiaplah untuk Menemukan Ribuan Produk Inovatif yang Luar Biasa

Uncategorized

Grand Re-launching Mitra10 Pesanggrahan, Kini Lebih Nyaman dan Modern

Uncategorized

Tarif Trump Guncang Market, Harga Bitcoin Terjun Bebas ke Angka $77K!

Nasional

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Solar dan Keterlibatan Oknum Pelaku dalam SPBU 34.17

Uncategorized

Cendrawasih Baking Fest bagikan tren Bisnis Kuliner yang makin cuan di 2025

Uncategorized

Kasubdit Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Abdesir Melalui Minggu Kasih Makassar, Tim Minggu Kasih Polda Sulsel pekan ini kembali melaksanakan kegiatan di kota makassar, lebih tepatnya di wilayah Abdullah Dg. Sirua Kota Makassar, kegiatan ini diikuti oleh puluhan warga yang berada disekitar lokasi kegiatan, Kamis (25/09/2025). Tim Minggu Kasih yang kali ini dihadiri langsung oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Kompol Petra disambut hangat oleh warga, kegiatan yang tiap minggu dilaksanakan polri se indonesia ini dimaksudkan untuk menjadi ajang masyarakat dapat menyampaikan kritik, saran dan masukan untuk instansi polri, terutama hal hal terkait kamtibmas. “Jadi kegiatan ini dilaksanakan tiap minggu, dan juga dijadikan ajang warga masyarakat untuk menyampaikan unek uneknya, mau kasih kritik atapun saran, boleh sekali,” Ucap Petra. Dalam kegiatan tersebut tak lupa Kompol Petra menghimbau seluruh warga masyarakat, khususnya warga abdesri untuk selalu ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban. “Saya berharap ibu ibu semua dapat menjaga keamanan, di wilayah tempat tinggalta, terutama untuk menghindari berita berita hoax, karena biasanya gampang terpengaruh itu ibu ibu,” tambahnya. Ditengah tengah acara tim Minggu Kasih pun menerima masukan, diantaranya ada Lisa yang berharap polisi untuk hadir selalu di setiap kegiatan masyarakat, meningkatkan patroli hingga ke pelosok pelosok lorong. “Bu, saya berharap bisa kasian patroli itu masuk ke pemukiman, periksa dan bubarkan itu anak anak muda yang selalu nongkrong sampai tengah malam, ka biasanya itu pemicu perang kelompok,” ungkap Lisa. Hal ini langsung mendapat tanggapan dari Tim minggu kasih, ” terimakasih masukannya bu, untuk patroli tentunya akan kami tingkatkan, kami dari kepolisian berharap ibu ibu semua bisa jadi mata polisi, dalam artian kalau ada apa apa bisaki cepat lapor ke polisi, makanya itumi pentingnya simpan no pak Bhabinkamtibmas atau babinsa, ” ungkap Petra. Lalu ada Fenty yang bercerita jika pasar juga harusnya di jaga oleh polisi. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh suka cita dan diakhiri dengan foto bersama. Fachry_binmas(*)

Uncategorized

PIK Avenue Rayakan Easter dengan Ceria Lewat Kikio Easter: Bloom & Hop
PAGE TOP