Makassar, 6 April 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-37 Vihara Avalokitesvara yang dirangkaikan dengan perayaan hari suci Bodhisattva Dewi Kwan Se Im Phu Sat berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini dihadiri oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Sulawesi Selatan, tokoh-tokoh organisasi keagamaan, pengurus vihara, serta umat Buddha dari berbagai wilayah.
Perayaan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, khususnya welas asih, kebersamaan, dan keharmonisan antarumat beragama. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan Henry Sumitomo serta Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan Erdy, yang memberikan dukungan terhadap pembinaan umat Buddha di daerah.
Pembimas Buddha Sulawesi Selatan, Sumarjo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Vihara Avalokitesvara yang telah memasuki usia ke-37 tahun. Ia menegaskan bahwa vihara memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan spiritual dan pengembangan nilai-nilai ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberadaan vihara selama puluhan tahun ini merupakan bukti nyata dari semangat kebersamaan, gotong royong, dan dedikasi umat dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis,” ujar Sumarjo.
Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah berperan dalam perkembangan vihara hingga saat ini. Menurutnya, keberlangsungan dan kemajuan vihara tidak terlepas dari partisipasi aktif umat serta dukungan berbagai elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Sumarjo mengajak umat Buddha untuk meneladani nilai-nilai luhur Bodhisattva Dewi Kwan Se Im Phu Sat, khususnya dalam mengembangkan sikap welas asih dan cinta kasih. Nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam membangun kehidupan sosial yang damai di tengah keberagaman.
Ketua DPD WALUBI Sulawesi Selatan, Henry Sumitomo, turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Vihara Avalokitesvara dalam membina umat serta menjaga keharmonisan antarumat beragama. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Sementara itu, Ketua DPD KCBI Sulawesi Selatan, Erdy, menekankan pentingnya menjadikan peringatan hari suci sebagai momentum untuk memperdalam praktik ajaran Buddha. Ia mengingatkan bahwa perayaan keagamaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata melalui tindakan kebajikan.
Melalui perayaan ini, umat Buddha juga didorong untuk terus memperkuat kerukunan antarumat beragama serta berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Pembimas Buddha Sulawesi Selatan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas praktik keagamaan, baik melalui pelaksanaan sila, pengembangan konsentrasi, maupun kebijaksanaan.
Sebagai penutup, seluruh pihak yang hadir berharap agar Vihara Avalokitesvara dapat terus berkembang sebagai pusat pembinaan spiritual yang memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi umat Buddha, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. Perayaan ini pun menjadi simbol komitmen bersama dalam menebarkan nilai-nilai kebajikan demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan damai.
Jumriati








