Home / Uncategorized

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:21 WIB

Pria Paruh Baya Tewas Ditikam di Bajeng, Diduga Akibat Dendam Pribadi

Kabiro Kota Makassar

Aksi penganiayaan berdarah kembali terjadi di Kabupaten Gowa. Seorang pria berinisial AB (54), tewas di tempat setelah ditikam dengan sebilah badik oleh pelaku berinisial AA (22), pada Selasa (15/7) sekitar pukul 12.20 WITA di Paukiri, Dusun Lanra-lanra, Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Kapolres Gowa melalui Kasat Reskrim AKP Bahtiar, S.Sos., S.H., M.H. menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika pelaku sedang duduk di dalam rumah bersama seorang saksi berinisial ST. Tiba-tiba korban datang dalam kondisi emosi dan mengamuk sambil mencari saksi ST.

“Pelaku yang melihat situasi membahayakan langsung mendorong saksi ST masuk ke dalam kamar dan menguncinya untuk melindungi saksi. Selanjutnya pelaku keluar rumah dan mengejar korban,” jelas AKP Bahtiar.

Baca Juga :  Buntut Pemeriksaan Brutal, Yusni Gugat Polsek Tallo, "Saya Ditekan Bayar 1 Miliar!"

Korban sempat mengambil batu dan memukul pelaku dengan pipa besi mengenai tangan pelaku sebelah kanan. Pelaku yang tersulut emosi kemudian kembali mengejar korban hingga korban terjatuh.

Pelaku langsung mencabut badik dari pinggang kirinya dan menikam korban sebanyak satu kali di bagian pinggang belakang. Korban seketika terjatuh dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 13.50 WITA, Tim Inafis Polres Gowa tiba di TKP dan melakukan identifikasi, dokumentasi, serta mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses autopsi dan visum et repertum.“Korban mengalami luka tusuk di bagian pinggang kiri dan dinyatakan meninggal dunia di TKP,” tambah Kasat Reskrim.

Baca Juga :  Saatnya Berkarier di KAI, Rekrutmen Eksternal Dibuka Lewat UNPAD Career Fair 2025

Setelah kejadian, saksi ST bersama pelaku dan barang bukti sebilah badik langsung diamankan ke Mapolsek Bajeng.

Mengetahui insiden tersebut, Unit Opsnal Resmob Polres Gowa yang dipimpin oleh Kanit Resmob IPDA Andi Muhammad Alfian, S.H. bersama Kapolsek Bajeng IPTU Muh Haris, S.H. segera mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi, mencatat identitas korban dan saksi, serta memastikan proses hukum berjalan.

Motif penganiayaan ini diduga kuat karena dendam pribadi antara pelaku dan korban. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

JUMRIATI

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kapolda Sulsel Pimpin Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I T.A. 2026*

Uncategorized

Sribu Tunjukkan Wajah Baru Kemerdekaan: 200+ Desain Logo Dipilih Lewat Voting Publik

Uncategorized

Sertifikat Elektronik: Paspor Keamanan Anda di Dunia Maya, Wajib Punya!

Uncategorized

PTPP Raih Penghargaan Internasional Bergengsi Autodesk Design And Make Awards 2025 di Amerika Serikat

Uncategorized

Keadilan Sosial di Ujung Barat Lampung: PTPP Bangun RSUD KH. Muhammad Thohir sebagai Simbol Transformasi Kesehatan Era Presiden Prabowo

Uncategorized

Update Kripto Hari Ini: Regulasi Melonggar tapi Pasar NFT Turun 63% di Kuartal Pertama 2025

Uncategorized

KAI Daop 8 Surabaya Peduli Tuna Netra Indonesia, Salurkan Bantuan Paket Sembako dan Sosialisasikan Diskon Reduksi Disabilitas

Uncategorized

Peluang Ekspor Daging Kerbau India di Indonesia di Tengah Dinamika Harga Global
PAGE TOP