Home / daerah

Kamis, 19 Juni 2025 - 11:46 WIB

Protes Jalan Rusak Warga Minta Truk Galian Dilarang Melintas

Guproni

Apinusantara.com- LEBAK – Ratusan warga Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, menggelar aksi spontanitas pada Selasa, 18 Juni 2025. Aksi ini dipicu oleh beredarnya surat dari Satlantas Polres Lebak yang ditujukan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak.

Isi surat tersebut berisi permintaan pengawalan uji coba mobilisasi truk pengangkut tanah galian yang akan melintasi jalur dari Desa Sindanglaya, Kecamatan Maja, menuju Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung. Namun, rencana ini memicu kemarahan warga karena tidak ada sosialisasi terlebih dahulu.

Puluhan warga berkumpul di pertigaan Jalan Cijalur, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, untuk menyampaikan penolakan mereka kepada petugas Dishub yang berjaga di lokasi.

Baca Juga :  Pengamanan Ketat di Hari Pertama Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2024 Tingkat Provinsi Kalbar, Ini Penjelasan Karoops Polda Kalbar

Salah satu tokoh masyarakat, Said atau yang akrab disapa Abah Joy, menyampaikan protes keras.

“Saya sangat menolak, apapun alasannya, jika truk bermuatan tanah melintasi jalan ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa jalur yang akan dilewati bukanlah jalan nasional seperti yang tercantum dalam surat, melainkan jalan kabupaten.

“Jalan ini jalan kabupaten, bukan jalan nasional. Kalau dipaksakan dilintasi truk-truk berat, dampaknya besar bagi warga. Saya kecewa pada Polantas Polres Lebak yang terkesan membela perusahaan galian tanah yang kami duga ilegal,” kata Said.

Pihak aparatur Desa Citeras membenarkan bahwa sebelumnya sudah ada komunikasi awal dari pihak kepolisian.

Baca Juga :  Rapat Pemilihan Pengurus Pimpinan Anak Cabang Se-Kabupaten Lebak

“Memang minggu kemarin ada tamu dari Laka Lantas Polres Lebak. Mereka meminta izin lintas dan berjanji akan melakukan sosialisasi kembali hari Senin,” ujar Wawan, aparat desa setempat.

Namun hingga Selasa, tidak ada kelanjutan komunikasi tersebut.

“Tiba-tiba hari ini, 18 Juni, malah muncul surat uji coba yang ditujukan ke Dishub Lebak tanpa informasi lanjutan ke desa,” ungkap Wawan.

Warga mendesak agar semua pihak, termasuk kepolisian dan Dishub, menghormati prosedur dan transparansi, serta tidak mengabaikan suara masyarakat yang terdampak langsung.

(Tim/Red)

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Satgas Siber Polda Kalbar Gencar Patroli di Dunia Maya Tangkal Berita Hoaks dalam Tahap Rekapitulasi Suara di PPK

daerah

Pemkot Singkawang Dinilai Abai: Atlet Tinju Berprestasi Harus Berjuang dengan Biaya Sendiri

daerah

Gubernur Kalbar Buka Seminar Empat Pilar Kebangsaan Pemuda Dayak

daerah

Satresnarkoba Polres Landak Ungkap Kembali Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Jenis Shabu

daerah

Ribuan Warga Padati Open House Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin di Kediaman Pribadi

daerah

Kedapatan Bawa Bom Molotov dan Senjata Tajam,Penyusup Aksi Demo Depan DPRD Kalbar di Ringkus Polisi

daerah

Kejati Kalbar Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah GKE Sintang Senilai Rp3,7 Miliar

daerah

Dani Pomanto Hadiri Buka Puasa Bersama DPP KKB, Momentum Perkuat Solidaritas dan Menebar kebaikan 
PAGE TOP