
Makassar, 4 Oktober 2025 – Universitas Patompo Makassar menegaskan ambisinya untuk menjadi salah satu dari 10 perguruan tinggi terbaik di Makassar dalam lima tahun mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Andi Arifuddin, M.Pd, Dekan Universitas Patompo Makassar, dalam acara kuliah perdana semester ganjil tahun akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada hari ini, 21 September 2025.
“Kami sangat optimis dengan potensi yang dimiliki Universitas Patompo Makassar. Dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan program studi yang relevan, serta biaya pendidikan yang terjangkau, kami yakin dapat mencapai target ini,” ujar Dr. Andi Arifuddin.
Salah satu strategi utama Universitas Patompo Makassar adalah dengan terus mengembangkan Fakultas Sains dan Teknologi (FST). FST saat ini memiliki tiga jurusan unggulan, yaitu Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Statistika. Jurusan Teknik Elektro telah terakreditasi B dan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa.
“Kami terus berupaya menghadirkan dosen-dosen berkualitas, fasilitas laboratorium yang modern, dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri di FST,” jelas Dr. Andi Arifuddin. “Kami juga sedang menjajaki kemungkinan pembukaan program S2 Teknik dengan fokus pada manajemen produksi, yang masih jarang ditemukan di Makassar, untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.”
Universitas Patompo Makassar dikenal dengan biaya pendidikan yang relatif terjangkau, yaitu sekitar Rp 2 juta per semester, ditambah biaya bangunan dan pendaftaran sebesar Rp 250.000. Selain itu, universitas juga tengah mengembangkan program internasionalisasi dengan menerima mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, seperti NTT, Sulawesi Barat, dan Kabupaten Takalar.
“Saat ini, kami juga sedang mengurus perizinan untuk lima mahasiswa baru dari Sudan,” kata Dr. Andi Arifuddin. “Kami berharap keberagaman mahasiswa dari berbagai daerah dan negara dapat menciptakan suasana kampus yang inklusif, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperluas wawasan mahasiswa.”
Universitas Patompo Makassar menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan Balai Besar Produk Gantung. Kerjasama ini meliputi bidang penelitian, pengembangan kurikulum, dan pelatihan. Selain itu, universitas juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti yang dilakukan di Desa Tanaka Raya.
“Kami memiliki program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan di Desa Tanaka Raya, dengan fokus pada bidang lingkungan,” ujar Dr. Andi Arifuddin. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan citra universitas, dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa.”
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Universitas Patompo Makassar optimis dapat bersaing dengan perguruan tinggi lain di Makassar, seperti Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dan Universitas Muslim Indonesia (UMI), serta menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
JUMRIATI KABIRO KOTA MAKASSAR
