Makassar, 3 April 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE/2026, Vihara Girinaga Makassar menggelar kegiatan bakti sosial yang berlangsung di pelataran vihara, Minggu (3/4/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemuda Buddhis Vihara Girinaga, Keluarga Cendekiawan Buddhis Indonesia (KCBI) Sulawesi Selatan, serta dukungan dari Walubi Sulsel.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Walubi Sulawesi Selatan Henry Sumitomo beserta istri, Ketua Vihara Girinaga Roy Ruslim, Ketua DPD KCBI Sulsel Erdi Wijaya, Pembimas Buddha Sulsel Sumarjo S,Ag,MM, serta jajaran pengurus KCBI Kota Makassar.
Wujud Cinta Kasih Menyambut Waisak
Kegiatan bakti sosial ini menyasar anak-anak yang menderita penyakit kronis, khususnya kanker, yang berasal dari yayasan sosial di Makassar. Sebanyak 18 anak penerima manfaat hadir bersama 23 pendamping.
Dalam sambutannya, Pembimas Buddha Sulsel, Sumarjo, menekankan pentingnya kebahagiaan sebagai bagian dari kesehatan dan kehidupan.
“Kebahagiaan itu sangat penting. Walaupun sehat, jika tidak bahagia, maka tidak lengkap. Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak agar kesehatan dan semangat hidup mereka semakin tumbuh,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan sosial semacam ini dapat terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak wilayah di masa mendatang.
Sementara itu Ketua Vihara Girinaga, Roy Ruslim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para pendamping yang telah membawa anak-anak untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kita ingin berbagi, dan kebahagiaan itu menjadi sempurna ketika ada yang menerima dengan tulus. Apa yang kami berikan mungkin tidak besar nilainya, tetapi ini adalah bentuk kasih sayang, perhatian, dan kepedulian kami,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa momentum Waisak menjadi pengingat bagi umat Buddha untuk meneladani ajaran Sang Buddha dalam menebarkan cinta kasih kepada semua makhluk.
Ketua DPD KCBI Sulsel, Erdi Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas organisasi dalam menyambut Waisak.
Kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa kerja sama berbagai pihak. Kami berterima kasih kepada semua yang telah mendukung, terutama para penerima yang bersedia hadir. Karena tanpa mereka, kebahagiaan ini tidak akan tercipta,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, KCBI juga menyerahkan cenderamata kepada para tokoh yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya menerima bantuan berupa sembako, mainan, boneka, makanan ringan, tumbler, hingga kursi roda, tetapi juga dihibur dengan pertunjukan barongsai dan berbagai aktivitas interaktif.
Suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak bersama pendamping mengikuti rangkaian acara dengan sukacita.
Ketua DPD Walubi Sulsel, Henry Sumitomo, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian kemanusiaan. Dan kegiatan ini perlu di buat percontohan …
Ini adalah kegiatan luar biasa yang mencerminkan nilai kemanusiaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan bakti sosial ini dapat menjadi “pilot project” dalam gerakan sosial keagamaan yang mengedepankan nilai cinta kasih universal.
Menebar Damai di Hari Suci
Melalui kegiatan ini, umat Buddha di Makassar menunjukkan bahwa perayaan Waisak tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial.
Semangat cinta kasih, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan dapat terus tumbuh, tidak hanya dalam momentum Waisak, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Jumriati






