Home / daerah

Selasa, 17 Juni 2025 - 03:24 WIB

Kementerian Kebudayaan RI Sosialisasikan Dana Hibah untuk Sanggar dan OKP di Kalimantan Barat

Guproni

Apinusantara.com- Pontianak Kalimanatan Barat –Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Sekretariat Bersama Kesenian dan Kebudayaan Daerah (Sekberkesda) Kalimantan Barat menggelar kegiatan sosialisasi program dana hibah kebudayaan di Kantor Balai Perpustakaan Kalimantan Barat, Pontianak, Senin pagi (16/6). Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh puluhan perwakilan sanggar seni serta organisasi kepemudaan (OKP) yang tergabung di bawah naungan Sekberkesda.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kebudayaan RI, antara lain Tutup Kuncoro, Bene Dikta, dan Juliatri. Acara dibuka oleh Moch. Andri W.P., Kasubbag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII, yang juga bertindak sebagai pembawa acara.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai tata cara pengajuan bantuan hibah kebudayaan, khususnya bagi kelompok seni budaya dan organisasi pemuda daerah yang aktif melestarikan tradisi dan kearifan lokal. Dalam pemaparannya, perwakilan kementerian menjelaskan bahwa terdapat dua skema hibah: Hibah melalui Sekberkesda, dengan nominal pengajuan awal mulai dari Rp20 juta hingga Rp50 juta per kelompok sanggar atau OKP., Hibah langsung dari Kementerian Kebudayaan RI, dengan nominal lebih besar, yaitu antara Rp100 juta hingga Rp500 juta, bergantung pada kebutuhan dan kelengkapan proposal.

Baca Juga :  Polda Sulsel Tanam Jagung di Lahan 812 Hektar Pada Kuartal 1 Tahun 2026*

“Semua persyaratan dan ketentuan akan disampaikan dalam bentuk PDF resmi kepada setiap peserta melalui pengurus Sekberkesda Kalbar,” ujar Tutup Kuncoro dalam keterangannya kepada media.

Ketua Sekberkesda Kalimantan Barat, Yohanes Palauonsuka, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum ini sebagai bagian dari komitmen pelestarian budaya dan pemberdayaan komunitas. Ia mengajak seluruh sanggar dan OKP untuk aktif, kreatif, dan transparan dalam menyusun program kebudayaan agar layak mendapatkan dukungan hibah.

Baca Juga :  Ketua Pembina Yayasan Budi Luhur dan Sekda Sulsel Hadiri Imlek Bersama 2026 di balai M.Yusuf Manunggal Makassar

“Mari kita lestarikan adat dan budaya Kalimantan Barat dengan kegiatan yang konkret, jelas, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar dana, tapi komitmen kita terhadap jati diri daerah,” tegas Yohanes.

Sebagai tindak lanjut, peserta sosialisasi diminta untuk melengkapi dokumen administrasi sesuai arahan tim mediator Kementerian. Semua bahan paparan serta formulir pengajuan akan didistribusikan dalam bentuk digital oleh pengurus Sekberkesda Kalbar.

“Kami membuka ruang konsultasi lebih lanjut. Bila masih ada yang belum dipahami, silakan menghubungi kami. Semua informasi akan tersedia dalam bentuk PDF yang bisa diakses masing-masing peserta,” pungkas Tutup Kuncoro.

Laporan: Uli Anus
Editor: Redaksi Nasional

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Kasus Sengketa Lahan Antara PT CMI Vs PT PBI Pengadilan Negri Ketapang Gelar Sidang Lapangan

daerah

Ditemukan Tewas Mengenaskan Jasad Wartwan Senior, Mengoncang Dunia Pers

daerah

Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor, Polres Lebak Siagakan Posko Siaga Bencana

daerah

Puluhan Organ Relawan Paslon 02 Prabowo Gibran Sepakat Bahwa Kerja Belum Tuntas

daerah

Polres Sekadau dan BKO Brimob Patroli Skala Besar Dalam Cipta Kondisi Pasca Pemilu 2024

daerah

Sertijab Kazidam XII/Tpr di Pimpin Pangdam XII/Tpr

daerah

Berani Sekali THM Buka Di Bulan Ramadhan dan Berlegal

daerah

Memprihatinkan SDN 2 Bojongmenteng: Butuh perhatian Dari Pihak Dinas Pendidikan.
PAGE TOP