Home / daerah

Selasa, 24 Juni 2025 - 01:15 WIB

BPM Kalbar Dukung Tuntas Kasus Oli Palsu, Kecam Pelecehan terhadap Aparat dan Nama Kampung Beting

Guproni

Apinusantara.com- Pontianak, 23 Juni 2025 —Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat merilis pernyataan sikap resmi mendukung penuh upaya penegakan hukum dalam pengungkapan kasus oli palsu berskala besar yang digerebek aparat gabungan TNI, Polri, BIN, BAIS, Kejaksaan RI, dan Pertamina pada Jumat, 20 Juni 2025, di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, dalam pernyataannya 23 Juni 2025 Wib, menyampaikan apre siasi tinggi kepada Presiden Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, atas kerja nyata pemerintah dalam memberantas mafia pelanggaran hukum yang merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah per tahun.

“BPM Kalbar mendukung penuh pengungkapan kasus dugaan peredaran oli palsu yang diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah per bulan. Kami siap mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegas Gusti Eddy.

Baca Juga :  Polsek Sandai Ringkus Pengedar Narkoba Jenis Sabu

BPM juga meminta Presiden untuk memerintahkan sejumlah pejabat tinggi negara—seperti Menko Polhukam, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, Kepala BAIS, Jaksa Agung, dan DPR RI—untuk turut mengawal proses hukum agar tidak ada oknum yang menghalangi jalannya penyidikan.

Pernyataan BPM juga menyoroti viralnya video salah satu individu bernama Ishak yang tampak menentang penggerebekan, menyebut institusi kepolisian, dan bahkan menyindir aparat gabungan karena tidak berani menggerebek wilayah Kampung Beting, Pontianak Timur.

“Kami dari BPM Kalbar yang berdomisili di Pontianak Timur, khususnya Kampung Beting, merasa terusik atas pernyataan tersebut. Kami menegaskan, tidak ada kaitan antara penggerebekan oli palsu dan tuduhan terhadap Kampung Beting sebagai sarang narkoba,” ujar Gusti Eddy.

Ia juga menantang secara terbuka agar Ishak datang langsung ke Kampung Beting untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya yang dinilai melecehkan masyarakat dan merusak citra kampung tersebut.

Baca Juga :  Tinjau Penanganan Karhutla Kalbar, Kapolri Ungkap Titik Api Terus Menurun

BPM Kalbar dalam sikap tegasnya juga meminta aparat penegak hukum untuk mengejar dan menindak tegas pihak-pihak yang diduga menjadi cukong dalam kasus oli palsu, salah satunya yang disebut berinisial Andy Chou alias Edi. Ia diminta diusut atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan diproses secara transparan demi keadilan.

“Negara tidak boleh dikalahkan oleh cukong ilegal, koruptor, premanisme, dan debt collector. Kami, BPM Kalbar, akan terus berdiri bersama rakyat dan aparat demi tegaknya keadilan,” tutup Gusti Eddy.

Pernyataan ini dirilis resmi oleh BPM Kalbar pada Senin, 23 Juni 2025, di Pontianak. Sumber Ketum :Gusti Eddy.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Pelatihan Dan Bingbingan Teksis Di Desa Tambakbaya

daerah

Relawan Lasarus Siap Satukan Keberagaman Dalam Acara Halal Bihalal Akbar Demi Kemajuan Kalbar

daerah

Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial, Bersihkan Anjungan Pantai Losari*

daerah

Patroli Enggang Polresta Pontianak Polda kalbar Tingkatkan Keamanan di Bulan Suci Ramadan dan Menjelang Idul Fitri Tahun 2024

daerah

Polres Maros Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan dan Penghargaan Personel

daerah

Lurah Tabaringan Tegaskan Kegiatan RT/RW 8 Februari 2026 Bersifat Sukarela

daerah

Usaha Peti Jeruk Diduga Tak Kantongi Izin di Mempawah, Pemilik Menghindar Saat Dikonfirmasi

daerah

Polsek Belimbing Gelar Patroli Cegah Premanisme dan Begal di Wilayah Hukumnya
PAGE TOP