Home / daerah / Pemerintahan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:28 WIB

Lurah Tabaringan Tegaskan Kegiatan RT/RW 8 Februari 2026 Bersifat Sukarela

Kabiro Kota Makassar

Makassar 30 Januari 2026 – Lurah Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Adiningrat Putra Zainal, S.Pd.I., Lc., Gr, memberikan klarifikasi terkait kegiatan RT/RW yang direncanakan berlangsung pada 8 Februari 2026.Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak bersifat paksaan, melainkan murni atas dasar antusiasme dan kesepakatan bersama para RT dan RW.

Menurut Adiningrat, informasi mengenai kegiatan tersebut justru banyak ia terima langsung dari para ketua RT dan RW serta warga yang secara sukarela menanyakan dan menyatakan minat untuk berpartisipasi.
“Justru saya dapat informasi dan antusias dari warga sendiri. RT dan RW bertanya langsung, katanya ada kegiatan ini, Pak. Saya dengar memang ada, dan kalau memang mau ikut serta, silakan. Tidak ada paksaan, tidak ada kewajiban apa pun,” ujar Adiningrat.

Ia menambahkan bahwa pihak kelurahan hanya bersifat mendukung, selama kegiatan tersebut dilandasi semangat kebersamaan dan kekompakan.“Kalau warga mau, RT mau, saya juga ikut mendukung. Kita barengan, karena memang kekompakan di sini luar biasa. Baik dalam kerja bakti maupun kegiatan lainnya, RT dan RW di Tabaringan selalu kompak,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Maros Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Tanralili

Adiningrat juga menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kebersamaan yang sudah menjadi budaya di wilayahnya, dan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan bersama, bukan instruksi sepihak.

Sementara itu, Ketua RW 001 Kelurahan Tabaringan, Hanar, turut menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam kegiatan RT/RW tersebut.
“Beberapa kegiatan RT/RW di Kota Makassar, termasuk di RW 01 Kelurahan Tabaringan, tidak ada paksaan. Semuanya sukarela dan berdasarkan kesepakatan bersama RT dan RW,” jelas Hanar.

Ia berharap ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait kegiatan-kegiatan kebersamaan tersebut.

“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi isu yang berkembang. Warga RW 01 tetap kompak, termasuk dalam kegiatan Jumat Bersih yang selama ini berjalan dengan antusias bersama masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tongkang CPO Serempet Dermaga Speedboat di Sukamara, Sejumlah Kapal Warga Rusak

Menanggapi adanya laporan dari salah satu pihak yang menyebut adanya unsur paksaan, Lurah Tabaringan menilai bahwa hal tersebut perlu didudukkan dan diklarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang meluas.

“Kalau memang ada laporan seperti itu, harus diperjelas dulu. Jangan sampai ini karena urusan pribadi atau kepentingan tertentu yang kemudian dikaitkan dengan jabatan, sehingga terjadi miskomunikasi dan berkembang menjadi isu,” tegas Adiningrat.

Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka sebelum sebuah informasi disebarluaskan ke publik.
“Setiap persoalan harus didudukkan bersama. Selama ada kesepakatan untuk kebersamaan dan tidak ada paksaan, saya kira tidak ada masalah,” pangkasnya.

Dengan klarifikasi ini, pihak Kelurahan Tabaringan berharap masyarakat mendapatkan informasi yang utuh, akurat, dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Penulis jumriati Editor media apinusantara my Id

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Protes Jalan Rusak Warga Minta Truk Galian Dilarang Melintas

daerah

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Semakin Marak di Kapuas Hulu, Tim Gabungan Investigasi Temukan Fakta Lapangan

daerah

Bank Kalbar Hadirkan Inovasi Anti-Fraud, Perkuat Stabilitas dan Keamanan Perbankan Daerah

daerah

Polres Maros Gelar Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Tanralili

Nasional

Wali Kota Makassar Terima Audiensi Panitia Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Perayaan Imlek Bertepatan Ramadan, Ditekankan Nilai Harmoni dan Pembauran

daerah

Warga Rasau Jaya Umum Pasang Baliho Besar Tolak Klaim Sepihak Lahan Perbatasan

daerah

Hutan Adat Habis, Masyarakat Adat Terdesak: “Kami Tak Punya Ruang Hidup Lagi

daerah

Sat Lantas Polres Melawi Mengamankan Arus Lalu Lintas di Ruas Jalan Provinsi Nanga Pinoh Sintang Desa Pemuar Akibat Longsor
PAGE TOP