Home / daerah

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:39 WIB

Polisi Sigap Olah TKP Pria Gantung Diri di Kos Jalan Sejarah

Guproni

Apinusantara.com- Pontianak, Kalbar –Polsek Pontianak Kota mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh seorang pria berusia 25 tahun di sebuah rumah kos milik Yoga yang berlokasi di Jalan Sejarah, Gang Gunung Malabar 1, Kecamatan Pontianak Kota, pada Rabu (02/07/2025) siang.

Kejadian tragis ini diketahui terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Menurut keterangan dari seorang saksi yang juga merupakan teman dekat korban, sebelumnya korban sempat menghubungi saksi dan memintanya untuk datang ke tempat kos. Saksi menjawab akan datang setelah mandi dan makan terlebih dahulu.

“Saya sampai di kos sekitar pukul 14.11 WIB. Saat saya buka pintu kamar, ternyata tidak dikunci. Saya kaget melihat dia sudah tergantung menggunakan ikat pinggang warna coklat. Saya langsung potong ikat pinggang itu pakai pisau dan menghubungi keluarganya,” ujar saksi kepada petugas.

Baca Juga :  Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel*

Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan sepucuk surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban. Dari keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, diketahui bahwa korban sudah cukup lama mengalami stres serta memiliki riwayat penyakit.

Tim Inafis Polresta Pontianak bersama personel Polsek Pontianak Kota segera melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri melalui keterangannya mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental orang-orang di sekitar, dan tidak ragu mencari bantuan bila mengalami tekanan atau gangguan psikologis.

Baca Juga :  Plasma Tak Kunjung Dibangun, Pemkab Kubu Raya Mediasi PT PAL dan Warga Sepok Laut"

“Saat ini kasus kami tangani dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain. Namun, kami tetap menunggu hasil visum untuk memastikan,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pentingnya menjaga komunikasi dan perhatian terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat, terutama mereka yang sedang menghadapi tekanan berat dalam hidupnya.(TG)

Jn//98

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Prof Zudan Arif Fakrulloh lepas Pamit Di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan

daerah

Polda Kalbar Gelar Jumpa Pers Penangkapan Pengedar Narkoba di Pontianak dengan Barang Bukti 15 Kg Sabu

daerah

Satresnarkoba Polres Sampang Pastikan Tak Ada Tebusan Rp100 Juta dalam Kasus Ekstasi

daerah

Upacara Penutupan Latihan Kemampuan Satbrimob Bintara Remaja Lulusan Diktuk Polri Gel. II T.A. 2023

daerah

Propam Polres Maros Gelar Gaktibplin Serentak, Pastikan Disiplin dan Profesionalisme Personel Tetap Terjaga

daerah

Ajak Jaga Kamtibmas Polsek Sokan Sambangi Warga

daerah

Dugaan Kuat Akan Konspirasi Jahat, Kades Desa Merpak Bentuk Koperasi Merah Putih Rekrut Perangkat Desa Dan Keluarganya

daerah

LBH Herman Hofi: Masyarakat Kalbar Minta Bongkar Jaringan Mafia Tanah
PAGE TOP