Home / daerah / Nasional / Organisasi dan Budaya / Pemerintahan

Senin, 4 Mei 2026 - 17:47 WIB

Pengurus DPP KKDB Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan, Fokus pada Konsolidasi dan Pembangunan Daerah

Kabiro Kota Makassar

Makassar, Apinusantara my Id— Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Daerah Barru (DPP KKDB) resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang dirangkaikan dengan rapat kerja di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Senin (4/5/2026). Dalam pengukuhan tersebut, Ir. H. Tahir Burhan ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP KKDB.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga Barru, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah strategis lima tahun ke depan. Sekitar 250 undangan hadir, terdiri dari tokoh nasional, pejabat daerah, akademisi, hingga perwakilan sektor perbankan.

Ketua panitia, H. M. Dakhri Sanusi, dalam laporannya menegaskan bahwa pengukuhan ini memiliki arti strategis dalam memperkuat legitimasi organisasi. Pengukuhan ini bertujuan agar pengurus memiliki legalitas dan legitimasi dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, rapat kerja yang digelar bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting untuk menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan berdampak langsung bagi anggota serta masyarakat Kabupaten Barru.

“Kami ingin menyusun program kerja lima tahun yang nyata dan memberikan manfaat langsung, sekaligus mempererat silaturahmi serta solidaritas warga Barru,” kata Dakhri.Sementara itu, Asisten III Bidang Administrasi Pembangunan, Muhammad Arafah Palu, menyampaikan bahwa kepengurusan baru KKDB memikul tanggung jawab besar dalam menjaga soliditas organisasi sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah. Organisasi ini harus menjadi jembatan komunikasi, memperkuat solidaritas sosial, dan menjadi motor penggerak kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Asistensi dan Supervisi Kesiapan Pengamanan Pemilu 2024 di Polda Kalbar

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Ketua Pembina DPP KKDB, H. M. Aksa Mahmud, dalam sambutannya menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan dan pembangunan sumber daya manusia.

“Pemimpin yang hebat adalah yang mampu melahirkan pengganti yang lebih hebat. Kita harus mencetak generasi unggul agar organisasi ini memiliki masa depan,” tegasnya.

Aksa juga mendorong agar KKDB aktif mencari dan membina generasi muda berprestasi, khususnya dari kalangan kurang mampu, melalui dukungan pendidikan dan pembinaan berkelanjutan.

Di sisi lain, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Barru, Andi Syarifuddin, memaparkan kondisi fiskal daerah yang masih terbatas. Ia menyebut APBD Kabupaten Barru berada di kisaran Rp760 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk belanja pegawai dan operasional.

“Pendapatan Asli Daerah masih sekitar Rp120 miliar, dan lebih dari separuhnya berasal dari sektor rumah sakit,” jelasnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pemerintah daerah mendorong peningkatan PAD, penguatan investasi, serta optimalisasi dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp400 miliar.

Ketua Umum DPP KKDB, Tahir Burhan, dalam sambutannya menegaskan komitmennya untuk langsung bekerja pascapengukuhan.

“Kami tidak ingin berlarut-larut dalam seremonial. Hari ini juga kami langsung rapat kerja sebagai bentuk keseriusan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan periode ini akan menerapkan pendekatan manajerial berbasis target dan indikator kinerja yang jelas.
“Program harus memiliki output dan outcome yang terukur agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Kolaka Timur dan 4 Tersangka Lain Ditangkap KPK, Diduga Korupsi Proyek RSUD Rp9 Miliar

Tahir memaparkan strategi organisasi yang dibagi dalam tiga tahap. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada konsolidasi internal dan penguatan struktur organisasi. Tahap menengah akan difokuskan pada penguatan ekonomi anggota melalui kolaborasi dan jejaring usaha.

Sementara dalam jangka panjang, KKDB ditargetkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Kami ingin KKDB naik kelas, bukan hanya sebagai paguyuban, tetapi sebagai bagian dari solusi pembangunan di Kabupaten Barru,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran diaspora Barru sebagai aset besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, banyak warga Barru yang sukses di berbagai sektor di luar daerah dan berpotensi berkontribusi bagi pembangunan kampung halaman.

“Kami akan membangun database dan jejaring diaspora agar mereka bisa berkontribusi sesuai bidang masing-masing,” ujarnya.

Meski demikian, Tahir mengakui masih terdapat tantangan, khususnya terkait iklim investasi di daerah yang membutuhkan kemudahan regulasi dan kepastian hukum.

KKDB akan berperan sebagai jembatan antara diaspora, pemerintah daerah, dan peluang investasi,” katanya.

Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, Tahir optimistis Kabupaten Barru dapat berkembang lebih pesat di masa depan.
“Jika semua elemen bergerak bersama, saya yakin Barru bisa melompat lebih jauh dan bersaing dengan daerah lain,” pungkasnya.

(Jumriati)

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Nasional

Tender Rp13,7 Miliar SPAM Jatiluhur Disorot: Pola Harga Kembar, Gugur Massal, Pemenang Diduga Sudah Diatur

daerah

Diduga Jadi Lokasi Bongkar Muat Solar Subsidi, Gudang di Sungai Ambawang Disorot Warga

Hukum Dan Kriminal

Motor Sempat Dicuri, Polsek Wajo Kembalikan Kendaraan Korban Tanpa Biaya

daerah

Polis Amankan Dua Sajam Dan Tiga Botol Miras Saat Razia Pekat

daerah

PT Berkuasa UPTD Tutup Mata, PERMATA: Apa langkah Hukum Yang Diambil?

daerah

Setelah Beberapa Waktu Lalu Pelaku Ilegal Logging di Tangkap Tetapi Masih Banyak Pelaku yang Bekerja

Nasional

Halal Bihalal DPP Permas 2026: Pererat Silaturahmi dan Bangun Sinergi Warga Selayar di Perantauan

daerah

ASN di Takalar Terjerat Dugaan Pelecehan, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku
PAGE TOP