Home / daerah / Nasional / Organisasi dan Budaya / Pemerintahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:51 WIB

Ketua DPD Walubi Sulsel Henry Sumitomo Hadiri Musda ke XIV Dan Pelantikan  Ketua PEPABRI Sulselbar Periode  2026–2031 

Kabiro Kota Makassar

Makassar, 5 Mei 2026 — Ketua DPD WALUBI Provinsi Sulawesi Selatan, Henry Sumitomo, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XIV sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah PEPABRI Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (5/5/2026).

Dalam forum tersebut, Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki kembali dipercaya memimpin PEPABRI Sulselbar untuk periode kedua. Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Sambutan Gubernur Sulawesi Selatan yang dibacakan oleh perwakilan Badan Kesbangpol menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran gubernur karena agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan. Dalam sambutan tersebut, pemerintah provinsi mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik serta menekankan bahwa amanah ini merupakan bentuk pengabdian lanjutan kepada bangsa dan daerah.

PEPABRI dinilai memiliki posisi strategis sebagai wadah para purnawirawan TNI-Polri yang sarat pengalaman, nilai kebangsaan, serta keteladanan. Organisasi ini diharapkan terus menjadi kekuatan moral dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan mendukung pembangunan daerah, termasuk di sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Pesan PEPABRI Pusat

Baca Juga :  Negara Harus Hadir: APRI Kalbar Desak Legalisasi Tambang Rakyat, Bukan Represi Masif

Sementara itu, sambutan Ketua Umum PEPABRI yang diwakili pengurus provinsi menegaskan bahwa Musda merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang memiliki peran penting dalam menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.

PEPABRI diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan purnawirawan serta masyarakat, sekaligus menjaga jati diri sebagai prajurit yang setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan bahwa aktivitas organisasi harus berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan pribadi maupun golongan.Dalam wawancara usai pelantikan, Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

“Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas, baik ekonomi, politik, sosial, maupun keamanan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti maraknya penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat. Menurutnya, edukasi publik menjadi langkah penting agar

masyarakat tidak mudah terprovokasi.
“Yang paling penting saat ini adalah menyadarkan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita hoaks dan isu yang sengaja dimainkan untuk mengadu domba,” tegasnyaa

Baca Juga :  Lurah Tabaringan Tegaskan Kegiatan RT/RW 8 Februari 2026 Bersifat Sukarela

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dari total 27 kabupaten/kota di wilayah Sulselbar, sebanyak 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah dikukuhkan. Sisanya akan segera diselesaikan melalui kunjungan dan pelantikan langsung ke daerah.

Selain itu, seluruh jajaran PEPABRI juga didorong untuk aktif menjalin komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui audiensi dan silaturahmi guna membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan PEPABRI pusat, di antaranya pejabat Koordinator Staf Ahli serta Kepala Bidang Organisasi, serta unsur Forkopimda Sulawesi Selatan seperti perwakilan gubernur, DPRD, TNI, Polri, kejaksaan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan.

Kehadiran Henry Sumitomo sebagai Ketua DPD WALUBI Sulsel menjadi simbol dukungan lintas organisasi keagamaan dalam memperkuat persatuan dan stabilitas sosial di daerah.

Menutup pernyataannya, Andi Mappanyukki menegaskan bahwa semangat pengabdian seorang prajurit tidak pernah berhenti meski telah memasuki masa purnawirawan.“Prajurit itu tidak pernah mati, hanya pengabdiannya yang berubah bentuk. Itu yang akan terus kami pegang,” pungkasnya.

Jumriati

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bimas Buddha Sulsel dan PERGABI Sulsel Salurkan Buku Pembelajaran untuk Sekolah Minggu Buddhis di Makassar

daerah

Viral!! Satreskrim Polres Kapuas Hulu Tangkap Empat Pelaku PETI di Sungai Seberuang

daerah

PT.Samudra Banten Jaya (SBJ) Berikan Bantuan Berupa Material Bangunan Untuk Rehabilitas Jalan Akibat Tanah Longsor

Hukum Dan Kriminal

Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM, Polres Tana Toraja Amankan Empat Orang Terduga Pelaku

daerah

Polda Kalbar Amankan 87 Orang di Luar Kelompok Mahasiswa Saat Aksi Unjuk Rasa

daerah

Pengamanan Ketat di Hari Pertama Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2024 Tingkat Provinsi Kalbar, Ini Penjelasan Karoops Polda Kalbar

Hukum Dan Kriminal

Menjelang Ramadan, Kapolres Takalar Ingatkan Bahaya Balap Liar dan Kenakalan Remaja

daerah

Polisi Berbagi, Polsek Nanga Mahap Serahkan Bansos
PAGE TOP