Home / Uncategorized

Minggu, 6 Oktober 2024 - 10:36 WIB

Berapa Lama Melahirkan setelah Keluar Flek Coklat?

Admin

Keluar flek coklat saat hamil sebenarnya kondisi umum yang ibu hamil alami. Namun, bagaimana jika keluar flek coklat saat mendekati waktu persalinan atau hari perkiraan lahir (HPL)? Apakah itu tanda segera melahirkan? 

Jangan panik dulu ya Moms, temukan fakta dan penjelasan lengkapnya di sini!

Arti keluar flek coklat saat hamil

Meski kebanyakan kasus tidak menandakan kondisi berbahaya, namun Moms perlu waspada kalau flek tersebut dibarengi dengan gejala lainnya seperti kram pada perut yang tak tertahankan hingga benar-benar mengganggu aktivitas. 

Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya sesuatu yang serius dan berbahaya. Berikut beberapa alasan keluar flek coklat saat hamil yang harus diwaspadai:

1. Iritasi serviks

2. Keguguran

3. Implantasi (kondisi ini terjadi di awal kehamilan atau sebagai tanda kehamilan)

Baca Juga :  LindungiHutan Luncurkan E-book “Bongkar Strategi Keberlanjutan! Kumpulan 100+ Laporan Sustainability Perusahaan Tercatat di BEI” untuk Edukasi Benchmarking

4. Hamil anggur

5. Infeksi

6. Adanya kelainan plasenta

7. HPV

Tanda persalinan segera tiba

Jika flek coklat keluar saat kehamilan tua atau memasuki HPL, hal itu bisa jadi pertanda persalinan akan tiba. Secara umum, tanda-tanda melahirkan bisa dikenali dengan gejala berikut:

1. Kontraksi perut yang semakin sering intensitasnya

2. Pembukaan mulut rahim

3. Ketuban pecah

4. Keluar lendir bercampur darah, berwarna kecoklatan hingga kemerahan

Keluar flek atau lendir coklat itu juga menandakan adanya pembukaan mulut rahim. Moms mungkin juga akan merasakan kontraksi yang semakin intens.

Namun, lama waktu melahirkan setelah keluar flek coklat ini belum dapat langsung diprediksi sehingga ada baiknya segera memeriksakan ke dokter kandungan.

Baca Juga :  Gelombang Pemulihan Pasar Aset Kripto Masih Terus Berlanjut atau Malah Kembali Terkoreksi?

Kapan harus ke dokter?

Meski flek coklat merupakan hal yang wajar terjadi, namun ibu hamil tetap disarankan untuk lebih waspada. Segera konsultasikan ke dokter kandungan jika disertai gejala lain seperti nyeri hebat, demam, kram perut, perdarahan vagina berlebihan atau kontraksi rahim.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan berbagai tes, seperti USG, untuk memastikan ibu hamil dan janin dalam keadaan sehat.

Jika terdeteksi masalah pada janin atau rahim, dokter akan meresepkan langkah pengobatan yang sesuai. Temukan informasi seputar kehamilan dan kesehatan wanita lainnya di www.yoona.id/blog.

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Sekilas Info Sepeda Motor Menemper Lokomotif

Uncategorized

LRT Jabodebek Dorong Mobilitas Rendah Emisi dengan 14,5 Juta Pengguna di Tengah Krisis Iklim

Uncategorized

Kamtibmas di Manggala: Dialog Aktif Polisi dan Masyarakat Bahas Narkoba hingga Knalpot Bising

Uncategorized

KAI Hadirkan Tarif Khusus untuk Perjalanan Fleksibel dan Terjangkau

Uncategorized

Kadin Indonesia Trading House dan Enablr.id Gelar Seminar Digitalisasi untuk Tingkatkan Penjualan Domestik dan Internasional

Uncategorized

Saksi Bantah Wilham Mahendra Pemilik Busur, Polisi Punya Versi Berbeda

Uncategorized

Wujudkan Dekarbonisasi, Pelindo Solusi Logistik Tanam Mangrove dan Penghijauan

Uncategorized

Peris.ai Cybersecurity Raih Penghargaan ASEAN Award dan Masuk Daftar 100 Startup Global Terbaik di EWC 2025
PAGE TOP