Home / daerah / Nasional / Organisasi dan Budaya

Sabtu, 25 April 2026 - 20:21 WIB

Mahasiswa UIN Makassar Kunjungi Vihara Ibu Agung Bahari Di jalan Sulawesi Makassar Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Kabiro Kota Makassar

Makassar, 25 April 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Agama UIN Alauddin Makassar melaksanakan kunjungan ke Vihara Ibu Agung Bahari sebagai bagian dari program kerja non-akademik yang berfokus pada penguatan toleransi dan keberagaman antarumat beragama.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Umum HMPS, Muhammad Khaerul Anam, didampingi Sekretaris Umum Muhammad Zafran Dzaky beserta jajaran pengurus. Rombongan mahasiswa disambut langsung oleh pengurus vihara, Romo PMY Hemajayo Thio.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa melakukan dialog  dan tanya jawab kepada Romo vihara Ibu Agung Bahari

Dalam wawancara singkat dengan pihak  Perwakilan mahasiswa, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif murni dari organisasi mahasiswa tanpa arahan khusus dari dosen. Tujuan utama kami berkunjung adalah untuk menjaring dan mengenal lebih dekat komunitas keagamaan yang ada, sekaligus mempererat toleransi dan keberagaman. Ini juga sebagai upaya menambah wawasan dari apa yang kami pelajari di bangku kuliah,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Koperasi Merah Putih Hj Lia  Hadiri Buka Puasa Bersama Pemerintah Kelurahan Buloa

Ia menambahkan, kegiatan kunjungan rumah ibadah ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai realitas keberagaman di Indonesia. Menurutnya, pemahaman terhadap agama tidak hanya sebatas mayoritas, tetapi juga penting untuk mengenal kelompok minoritas.

“Kami berharap kegiatan ini bisa membuka wawasan mahasiswa bahwa keberagaman adalah kekuatan. Selain itu, kami juga mendengar langsung beberapa kendala yang dihadapi pihak vihara, salah satunya minimnya keterlibatan generasi muda,” lanjutnya.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa berharap dapat menjadi jembatan komunikasi antar komunitas keagamaan, sekaligus mendorong partisipasi generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan lintas agama. Kegiatan yang diikuti sekitar 38 peserta ini bersifat terbuka untuk umum, tidak hanya berasal dari satu jurusan, tetapi juga melibatkan berbagai latar belakang komunitas dan kampus.

Baca Juga :  Asik Kelonan Enam Sejoli Kaget Lempar Selimut Akibat di Datangi Polisi

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik sosial berbasis agama, termasuk isu radikalisme dan intoleransi, dengan membangun dialog serta saling pengertian antarumat beragama.

Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan dalam bingkai keberagaman  di Indonesia.

Penulis Jumriati Editor media apinusantara my Id

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Dr. Herman Hofi Munawar Desak Pemkot Pontianak Tindak Tegas dan Bina Jukir Liar

daerah

Polemik Arang Bakau Kubu Raya: Pengamat Ingatkan Bahaya Menyalahkan Warga Secara Sepihak

Nasional

Dr. Herman: Kunjungan Pejabat Harus Hasilkan Kebijakan Nyata, Bukan Habis Anggaran

daerah

Polres Sekadu Gulung 4 Pekerja Penambang Emas Ilegal di Sungai Sekadau

Nasional

Indonesia Dorong Kolaborasi Internasional Tangani Ancaman Siber dalam Forum Global di Rusia

Hukum Dan Kriminal

Sentuhan Spiritual di Bulan Suci, Wakapolres Gowa Beri Tausiyah untuk Para Tahanan

Nasional

Personil Polres Melawi Berjibaku Dengan Lumpur Saat Pendistribusian Logistik Pemilu

daerah

Langkau Culture & Art Festival #3 2025, menampilkan ragam seni lintas etnis dari pulau-pulau besar Indonesia
PAGE TOP