Home / daerah / Nasional / Organisasi dan Budaya

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WIB

Meski El Nino Mengancam, Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar Pastikan Kebutuhan Air Tetap Aman

Kabiro Kota Makassar

Makassar 24 April 2026 — Fenomena El Nino mulai berdampak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Makassar. Musim kemarau yang datang lebih awal pada tahun 2026 memicu potensi krisis air bersih di beberapa wilayah kota tersebut.

Sejumlah laporan menunjukkan bahwa sedikitnya enam kecamatan di Makassar berpotensi mengalami penurunan pasokan air bersih akibat kemarau panjang yang dipicu oleh El Nino. Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kecamatan Tamalanrea, Manggala, Biringkanaya, Panakkukang, Ujung Tanah, dan Tallo.

Pemerintah setempat telah menetapkan status siaga krisis air bersih di beberapa titik dan terus melakukan langkah penanganan. Upaya tersebut antara lain berupa penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak serta imbauan kepada warga untuk lebih bijak dalam menggunakan air selama musim kemarau berlangsung.

Baca Juga :  Kelalaian Kabid Pengawasan Lingkungan Dinas LH Mengundang Reaksi Ormas BPPKB Untuk Unras

Di tengah kondisi tersebut, Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar memastikan bahwa kebutuhan air di lingkungan mereka tetap aman dan terkendali. Ketua Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar  Ong Robert Wongsari, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak dini.

“Kami telah menyiapkan langkah antisipasi dan pengelolaan penggunaan air secara efisien. Hingga saat ini, kebutuhan air di Yayasan Sosial Budi Luhur Makassar masih aman dan aktivitas berjalan seperti biasa,” ujar Ong Robert Wongsari.

Ia menambahkan, efisiensi penggunaan air menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan selama musim kemarau. Seluruh pihak di lingkungan yayasan juga diimbau untuk tetap disiplin dan bijak dalam menggunakan air, sebagai langkah antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Baca Juga :  Program Polisi Penolong Polres Maros Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Sejumlah Lokasi Terdampak Kekeringan Di Maros*

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa dampak El Nino masih berpotensi berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kekeringan yang lebih luas, khususnya di wilayah perkotaan dengan tingkat konsumsi air yang tinggi seperti Makassar.

Masyarakat diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan, menghemat penggunaan air, serta memanfaatkan sumber daya air secara bijak guna menghadapi potensi krisis yang mungkin terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Jumriati

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

daerah

Gudang Diduga Oplosan Pupuk di Kubu Raya, Ada Indikasi Pelanggaran Hukum, Suap, dan Ancaman terhadap Jurnalis

daerah

Satbrimob Polda Kalbar Tingkatkan Kemampuan Bela Diri Demi Menunjang Tugas di Lapangan

Hukum Dan Kriminal

Patroli Blue Light Sasar Perbankan, Polres Takalar Perkuat Sabuk Keamanan Malam

Nasional

Menko Polkam: Cegah Karhutla, Presiden Fasilitasi Pembukaan Lahan dengan Teknologi Modern

daerah

Sekda Singkawang Ditahan: Dugaan Korupsi Keringanan Retribusi Rugikan Negara Rp3,1 Miliar

Nasional

Kunjungan Ketua TP PKK Kecamatan Tallo  Dian Friani Husni ke Kelurahan Buloa, Perkuat Pembinaan Administrasi dan Program Kerja PKK

Nasional

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Adventorial

Usung Tema Beyond Tomorrow-Shaping Indonesia’s Futere 5.0 Untuk Membangun Indonesia Emas
PAGE TOP