Home / Nasional

Jumat, 2 Mei 2025 - 19:15 WIB

Tambang Batu Tanah Galian C Diduga Ilegal Viral Berlokasi di Lereng Bukit Kopisan Milik Afung

Husaeri

Apinusantara.com – Singkawang Kalbar – Viral Kegiatan Galian C yang berlokasi  di Jalan Tanjung Batu Dalam, RT 015/RW 003 Kelurahan Sedau, Singkawng Selatan diduga kuat  beraktifitas secara Ilegal yang dikelola oleh (TKF) atau Afung tidak tersentuh oleh hukum,di berbagi media online berjudul,  *Penambangan Batuan di Lereng Gunung Diduga Ilegal Milik Afung Makin Marak Beraktifitas*(2/5).

Kegiatan aktifitas galian C tepatnya  di area lereng bukit ( Gunung )  di kawasan Kopusan dalam Kota Singkawang  terkesan ada pembiaran oleh pemerintah daerah, padahal lokasi yang berada di daerah lereng perbukitan yang kemungkinan rawan longsor sehingga dapat menjadi salah satu penyebab bencana dikemudian hari pada masyarakat sekitar.

Informasi terkait Hal ini telah disampaikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Ir. H. Adi Yani, M.H., melalui pesan singkat  WhatsApp,”terang Kadis DLHK Kalbar menjawab lokasi tersebut sudah mengantongi izin SHM. Dan Soala.perizinan masih kita minta pada pihak ESDM pertambangan dan saya juga  akan segera perintahkan Kepala KPH cek ya bang,”jawabnya Kadis DLHK Provinsi  pada awak media Jumat 2 Mei 2025 Wib.

Baca Juga :  Kolam Limbah Tambang Emas CV. Sultan Rafli Mandiri Cemari Pekarangan Masyarakat 

Awak media juga mencoba mengkonfirmasi bos  Afung melalui cet WhatsApp  ke nomor +62 857-0582-53xx namun tidak dijawab malah memilih bungkam.

“Dikutip dari sumber terpercaya, Dasar membuka galian C (sekarang disebut penambangan batuan) di lahan sendiri yang berada di lereng gunung tetap membutuhkan izin. Izin yang dibutuhkan adalah Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB).

Penjelasan, Perubahan Terminologi:
Istilah “bahan galian golongan C” telah diganti menjadi “batuan” dalam UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Pentingnya Izin:
Penambangan batuan, termasuk di lahan pribadi, tetap harus memiliki izin. Hal ini untuk memastikan bahwa kegiatan pertambangan dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

SIPB sebagai Izin:
Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB) adalah izin yang harus diperoleh sebelum memulai kegiatan penambangan batuan.

Baca Juga :  Kemenko Polkam Tinjau Pelaksanaan Program Prioritas Presiden di Bali

Syarat SIPB:
Syarat untuk mendapatkan SIPB mencakup aspek administratif, teknis, lingkungan, dan finansial.

Kewenangan Pemberian Izin:
Kewenangan pemberian izin SIPB biasanya dipegang oleh pemerintah daerah (Bupati/Walikota).

Lereng Gunung:
Kegiatan penambangan di lereng gunung dapat menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar, sehingga pemenuhan syarat dan izin menjadi lebih penting.

Pentingnya Rencana Reklamasi:
Penyusunan Rencana Reklamasi (RR) dan Rencana Pasca Tambang (RPT) juga penting dalam kegiatan penambangan, khususnya di lereng gunung untuk memastikan pemulihan lahan setelah penambangan.

Sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban pasti dari pihak pihak terkait termasuk hasil legalitas pemeriksaan izin galian C bos Afung.

Dilansir dari Viral Berita Media Online : Najib

JN//98

\ Get the latest news /

Share :

Baca Juga

Nasional

Pembekalan PKL Siswa TKR SMKN 3 Makassar, Perkuat Adaptabilitas Industri dan Soft Skill

Adventorial

Usung Tema Beyond Tomorrow-Shaping Indonesia’s Futere 5.0 Untuk Membangun Indonesia Emas

Nasional

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Solar dan Keterlibatan Oknum Pelaku dalam SPBU 34.17

daerah

Puluhan Organ Relawan Paslon 02 Prabowo Gibran Sepakat Bahwa Kerja Belum Tuntas

Nasional

Oknum Security PN Lebak: Larang Wartawan Meliput di Ruang Mediasi, Usai Sidang

Hukum Dan Kriminal

Bersama Kapolda Kalbar Dansatbrimob Lakukan Pengecekan Pos Pengamanan Pemilu 2024

Hukum Dan Kriminal

Kapolres Gowa Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Dukung Swasembada Pangan 2026

Nasional

Bergerak! IMO-Indonesia Instruksikan Seluruh Jajaran Dukung Penuh Pemerintah Melawan Mafia
PAGE TOP