Makassar — Dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek Tahun 2026, umat Buddha di Kota Makassar menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sebanyak 90 paket sembako kepada warga Tionghoa yang membutuhkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, bertempat di Vihara Sasanadipa, Kota Makassar.
Bakti sosial tersebut terselenggara berkat sinergi dan kolaborasi berbagai elemen umat Buddha, di antaranya Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (MAGABUDHI), Wanita Theravada Indonesia (WANDANI), Pemuda Theravada Indonesia (PATRIA), Pemuda Vihara Sasanadipa, serta para relawan Vihara Sasanadipa Makassar. Seluruh unsur terlibat aktif sehingga kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.
Perwakilan MAGABUDHI menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nyata dari ajaran Buddha yang menekankan nilai kepedulian, cinta kasih, dan welas asih kepada sesama. Momentum perayaan Imlek dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat praktik kebajikan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan PATRIA menegaskan pentingnya peran generasi muda Buddha dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam bakti sosial diharapkan dapat menumbuhkan semangat pengabdian, solidaritas, serta kepedulian sosial, sehingga perayaan Imlek tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan WANDANI mengapresiasi terjalinnya kerja sama lintas organisasi umat Buddha dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa bakti sosial ini mencerminkan nilai cinta kasih dan empati kepada sesama, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan antarumat.
Penyaluran paket sembako ini menjadi wujud nyata kepedulian umat Buddha terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus sarana untuk menumbuhkan nilai kebajikan, toleransi, dan kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2026.
Di kesempatan terpisah, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Provinsi Sulawesi Selatan, Sumarjo, menyampaikan apresiasi dan bermudita citta atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya memperkuat peran umat Buddha dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Pembimas Buddha Sulsel menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini selaras dengan arahan Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan penguatan nilai kerukunan dan cinta kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan sosial seperti ini, nilai toleransi, solidaritas, dan kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Kegiatan bakti sosial Imlek 2026 ini menjadi bukti bahwa perayaan hari besar keagamaan tidak hanya diwujudkan melalui ritual ibadah, tetapi juga melalui aksi nyata yang membawa kebahagiaan serta manfaat bagi sesama.
Penulis jumriati Editor media apinusantara my







