Makassar — Pemerintah Kelurahan Kodingareng terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis kemandirian. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi penanganan persampahan mandiri yang dilaksanakan di Masjid Nurussalam, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, pada Rabu malam (22/04/2026) usai salat Isya.
Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah masjid, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Suasana berlangsung khidmat namun interaktif, di mana masyarakat terlihat antusias mengikuti pemaparan materi sekaligus berdiskusi langsung terkait persoalan sampah yang dihadapi sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Lurah Kodingareng menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat untuk mulai mengelola sampah dari tingkat rumah tangga.
“Wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah, terutama karena keterbatasan fasilitas pengangkutan dan pengolahan. Oleh karena itu, kemandirian masyarakat menjadi kunci utama. Kita harus mulai dari diri sendiri dan dari rumah tangga masing-masing,” ujarnya.
Materi edukasi yang disampaikan mencakup sejumlah langkah praktis, antara lain pemilahan sampah organik dan anorganik, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Pendekatan ini dinilai relevan diterapkan di wilayah kepulauan seperti Kodingareng yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan persampahan terpadu.
Selain itu, Lurah Kodingareng juga menyoroti peran strategis rumah ibadah, khususnya masjid, sebagai pusat edukasi sosial dan keagamaan. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat dan mampu melahirkan gerakan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah kelurahan akan terus mendorong program-program berbasis partisipasi masyarakat,” tambahnya.
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Beberapa di antaranya juga mengusulkan pembentukan kelompok swadaya masyarakat yang fokus pada pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT/RW.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kelurahan Kodingareng berharap dapat menumbuhkan budaya baru di tengah masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan di Kota Makassar.
Jumriati








