Makassar, 20 April 2026 — Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melanjutkan program penertiban dan penataan wilayah yang kini memasuki minggu kedua. Kegiatan tersebut difokuskan di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan aman.
Penertiban ini dilaksanakan sesuai arahan Camat Tallo dan dipimpin langsung oleh Lurah Kaluku Bodoa, Alwan Januar Setiawan, S.STP. Dalam pelaksanaannya, para pemilik lapak usaha dan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menempati area di atas drainase secara bertahap melakukan pembongkaran secara mandiri.
Tercatat lebih dari 40 lapak usaha yang berada di sekitar lampu lalu lintas Jalan Galangan Kapal telah dibongkar oleh pemiliknya masing-masing.
Pembongkaran ini merupakan hasil dari pendekatan persuasif yang dilakukan oleh pihak kelurahan, termasuk sosialisasi serta pemberian surat teguran kepada para pedagang.
Lurah Kaluku Bodoa, Alwan Januar Setiawan, menyampaikan bahwa langkah penertiban ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi drainase sekaligus meningkatkan kebersihan dan estetika lingkungan. “Kami mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat dapat memahami pentingnya penataan wilayah demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Selain pembongkaran lapak, kegiatan juga dilanjutkan dengan pembersihan sisa material bongkaran yang dilakukan secara mandiri oleh para pemilik lapak, dengan pengawasan dari aparat setempat.
Penertiban ini melibatkan sinergi berbagai pihak, di antaranya Ketua RT dan RW Kelurahan Kaluku Bodoa, Satuan Tugas Kebersihan Kecamatan Tallo, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) BKO Kecamatan Tallo. Kolaborasi tersebut memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif tanpa menimbulkan konflik di masyarakat.
Pemerintah Kecamatan Tallo berharap, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban umum dan kebersihan lingkungan semakin meningkat. Penataan wilayah juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran sistem drainase serta mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut.
Kegiatan penertiban dan penataan wilayah ini akan terus berlanjut di titik-titik lain di Kecamatan Tallo sebagai bagian dari program berkelanjutan pemerintah dalam mewujudkan tata kota yang lebih baik.
Jumriati








